Andrea Dovizioso Kongkow dengan Ducatisti Indonesia

Andrea Dovizioso Kongkow dengan Ducatisti Indonesia

Mohammad Resha Pratama - detikOto
Jumat, 05 Feb 2016 17:06 WIB
Andrea Dovizioso Kongkow dengan Ducatisti Indonesia
Tangerang - Setelah menuntaskan tes pramusim di sirkuit Sepang, Malaysia, pebalap MotoGP dari tim Ducati, Andrea Dovizioso singgah ke Indonesia dan menyapa para penggemarnya.

Dovizioso tiba di Jakarta pada Kamis (4/2) malam, setelah tiga hari melakoni tes di Sepang. Ini adalah kali kedua rider Italia mengunjungi Indonesia, setelah yang pertama pada 25 Februari 2011.

Hari ini, Jumat (5/2/2016), bertempat di The Breeze, BSD, Tangerang, ia mengadakan meet and greet bersama bersama Ducatisti -- sebutan untuk pemilik motor Ducati, yang tergabung di Ducati Desmo Owners Club (DDOCI) dan Ducati Superbike Owners (DSO).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kedatangan Dovizioso merupakan salah satu apresiasi dari Ducati Racing, karena fansnya Ducati di Indonesia merupakan salah satu terbesar di Indonesia. Bisa dilihat dari visitor situs Ducati, media sosial, dan digital secara keseluruhan," Managing Director PT Garasindo Euro Sports, Dhani Yahya.

"Momentum ini juga bisa lebih menguatkan image, brand, dan budaya membalap di Indonesia. Tentunya ini berdampak positif bagi kami sebagai agen tunggal penyalur motor Ducati di sini, meningkatkan trust terhadap brand dan produk. Kami yakin kolaborasi ini akan membawa dan mendukung perkembangan Ducati di Indonesia," ujarnya.

Dovizioso dalam kesempatan ngobrol dengan wartawan memberikan sedikit kesannya soal Desmosedici16 yang menjadi tunggangannya di musim ini. Pada sesi tes pramusim di Sepang, Malaysia, beberapa hari lalu, ia hanya berada di posisi ke-13.

"Pergerakan bodi lebih sedikit dibanding 2015. Jadi saya yakin tentang pengembangan motor dibanding tahun lalu. Tetap masih terlalu dini untuk bicara soal detail karena kami masih perlu banyak melakukan sesuatu dan beberapa hal untuk dimengerti tentang ban. Sebab saya merasa sangat berbeda dibanding (ban) tahun lalu," tutur Dovizisio.

"Ya, ada pengembangan baru pada bagian sayap, tapi sebenarnya ini tidak baru-baru amat, karena kami sudah menggunakannya tahun lalu. Dibanding tahun lalu kami sudah mengganti cukup banyak perbedaan yang bisa dilihat saat balapan dibanding tahun lalu," sambungnya ketika ditanya soal winglet baru di motornya.

"Saya pikir menggunakannya, setiap trek kita bisa mengganti ukurannya. Jadi saya senang itu jadi bagian motor. Memang ada perbedaan ukuran pada wing tergantung karakteristik trek. Karena pada beberapa trek, saat butuh akselerasi seperti di Motegi, Jepang, sangat penting menggunakan wings. Pada trek berbeda kami punya wings lebih pendek," ungkap rider 29 tahun itu.



(mrp/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads