Sindiran ala Lorenzo dalam Mengomentari Sanksi terhadap Marquez

- detikOto
Jumat, 11 Okt 2013 08:35 WIB
Sepang - Jorge Lorenzo melontarkan komentar mengenai penalti untuk Marc Marquez. Meski awalnya terkesan membela Marquez, Lorenzo pada nyatanya justru melemparkan sindiran dengan nada sarkastis.

Marquez mendapatkan satu poin penalti menyusul insiden di Aragon, ketika motor pebalap Repsol Honda itu sedikit bersenggolan dengan rekan setimnya, Dani Pedrosa, yang mana turut menyebabkan Pedrosa crash di balapan tersebut.

Lorenzo sendiri, yang membalap untuk Yamaha, sebelumnya sempat bersenggolan lebih keras dengan Marquez, walau tidak jatuh, di tikungan tiga di Jerez. Tak ada tindakan terhadap insiden tersebut, kendatipun Marquez kemudian mendapat dua poin penalti atas pelanggaran bendera kuning di Silverstone.

Jika kali ini Marquez mendapat dua poin penalti atas insiden di Aragon, ia pun harus start dari grid belakang di Sepang. Namun, tambahan satu poin penalti membuat Marquez mendapat peringatan terakhir saja--sesuai dengan regulasi yang diperkenalkan akhir tahun lalu, ia baru diharuskan start dari grid belakang jika mendapat satu poin penalti lagi.

"Aku pikir itu terlalu berat. Itu tidak perlu," kata Lorenzo seperti dilansir Crash, ketika ditanya mengenai hukuman buat Marquez.

Pada awalnya jawaban sang juara bertahan sempat membuat para jurnalis yang mendengarnya mengernyitkan kening. Tetapi ketika ditanya lebih lanjut, Lorenzo mulai membeberkan pendapat "aslinya" dengan nada sinis dan sarkastis. Secara tidak langsung Lorenzo rupanya berniat menyindir gaya membalap Marquez yang mengundang risiko untuk pebalap lain tapi lolos dari sanksi.

"Buatku itu tidak adil atau terlalu berat karena Marc juga membuat kesalahan-kesalahan saat di Moto2. Ia punya sedikit masalah dengan (Ratthapark) Wilairot dan beberapa pebalap lain, seperti di MotoGP ketika mengerem. Tapi itu cuma masalah kurangnya pengalaman, kan?" jelasnya

"Buatku satu poin penalti tidaklah adil. Buatku hal paling tepat malah menambah satu poin saja buatnya di kejuaraan, karena dengan begitu pebalap lain di Moto3 dan Moto2 bisa mencontoh gaya membalapnya dan mereka bisa melakukan hal serupa."

"Kami bisa mendapatkan pertunjukan lebih baik di olahraga ini karena keselamatan para pebalap rupanya tidak terlalu penting, yang terpenting adalah para penonton menikmatinya."

"Jerez memperlihatkan pertunjukan bagus, lihat juga pertunjukan bagus saat para marshal (berlarian) seperti ayam-ayam di Silverstone (untuk menghindari motor Marquez). Di Laguna Seca ia melewati Valentino Rossi di luar lintasan, itu juga pertunjukan bagus. Jadi mereka (otoritas MotoGP) harusnya memberikan insentif buat hal-hal seperti itu," sindir Lorenzo tajam.

(krs/ikh)