Lorenzo Senang Bisa Asapi Duo Honda

Lorenzo Senang Bisa Asapi Duo Honda

Doni Wahyudi - detikOto
Senin, 16 Sep 2013 09:26 WIB
Lorenzo Senang Bisa Asapi Duo Honda
Jakarta - Jorge Lorenzo kembali menjejak podium tertinggi. Dalam seri MotoGP San Marino, Minggu (15/9/2013) malam WIB, rider Yamaha itu jadi juara setelah tampil dominan dan mengalahkan duo Honda yang ada di belakangnya.

Di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Lorenzo langsung menyodok ke posisi terdepan sesaat setelah start. Sejak saat itu dia tak terkejar oleh pesaing-pesaingnya, termasuk Marc Marquez dan Dani Pedrosa yang justru terlibat persaingan ketat memperebutkan posisi kedua. Lorenzo akhirnya menyentuh garis finis di posisi terdepan.

Finis di posisi kedua adalah Marquez, sementara Pedrosa menempati podium terakhir. Menduduki posisi keempat dalam balapan ini adalah Valentino Rossi, The Doctor kini sudah empat kali beruntun finis di posisi tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ini menjadi kemenangan kedua secara beruntun yang diraih Lorenzo, setelah dua pekan lalu dia juga menjejak podium tertinggi di MotoGP Inggris. Juara dunia musim lalu itu kini mengumpulkan 219 poin dan berhak naik ke posisi dua klasemen. Jumlah poin Lorenzo sebenarnya sama dengan yang dipunya Pedrosa, tapi Lorenzo punya lebih banyak kemenangan.

Meski finis di posisi kedua, Marquez masih berhak memiliki puncak klasemen dengan total poin 253, unggul 34 poin dari Lorenzo. Dengan lima balapan tersisa di musim ini dan Lorenzo yang bangkit usai mengalami kecelakaan dan menjalani operasi, Marquez masih ditunggu tantangan berat untuk mencatat sejarah menjadi rookie pertama yang langsung jadi juara dunia.

"Penting untuk meraih kemenangan, karena kami tidak kehilangan angka meski kami hanya mendekat lima poin, jadi ini sama seperti di Silverstone. Hasil ini tidak membuat perbedaan besar di klasemen kejuaraan. Tapi saya sangat senang dengan kemenangan ini karena kami mengalami kesulitan sepanjang akhir pekan terutama pada pengereman," ujar Lorenzo di situs resmi MotoGP.

"Kami membuat beberapa perubahan pada motor di sesi pagi dan itu benar-benar membuat perbedaan besar. Jadi saya memutuskan untuk melakukan balapan dengan strategi yang sama dengan empat atau lima balapan terakhir dan saya mampu untuk melakukannya kali ini, yakni untuk melaju dengan grup terdepan sejak start," tambahnya.

"Ini adalah balapan yang berat secara fisik karena Pedrosa dan Marquez tidak pernah menyerah, laju mereka sangat konstan. Saya benar-benar ingin mengucapkan terima kasih kepada tim saya karena mereka meningkatkan performa motor secara signifikan untuk balapan ini," tutur pebalap 26 tahun ini.

Pedrosa Sudah Berupaya Maksimal

Sementara Dani Pedrosa mengaku sudah berupaya maksimal di San Marino, namun hanya mampu meraih tempat ketiga di akhir balapan. Pebalap Repsol Honda itu mengaku tak nyaman dengan motornya sepanjang balapan.

Pada balapan yang berlangsung di sirkuit Misano, Minggu (15/9/2013) malam WIB, Pedrosa start dari urutan keempat dan beberapa kali sempat memperbaiki posisi ke nomor dua. Namun ia akhirnya kalah bersaing dengan rekan setim, Marc Marquez, dan harus puas finis ketiga.

Pebalap 27 tahun itu masih mengeluhkan hal yang sama dengan waktu ia menjalani sesi latihan bebas dan kualifikasi. Sesaat setelah sesi kualifikasi ia mengaku ban belakangnya tak memberikan grip yang sempurna, dan kembali ia hadapi saat turun balapan petang tadi.

Pedrosa pun menyebut hasil ini adalah hasil maksimal, mengingat masalah yang menghinggapinya tersebut.

"Ini adalah akhir pekan yang berat secara keseluruhan. Saya mengalami kesulitan sejak hari pertama dan tidak bisa benar-benar mendapatkan kenyamanan di tikungan. Saya mengusahakan yang terbaik hari ini, memulai balapan dengan motivasi yang bagus," kata Pedrosa di situs resmi MotoGP.

"Saya melakukan banyak kesalahan di beberapa putaran awal, tapi berusaha untuk fokus dan melakukan balapan dengan sempurna tiap putaran. Saya mendapatkan ritme yang bagus meskipun saya tidak merasa nyaman."

"Pada akhirnya saya harus berduel untuk beberapa lap dengan Marquez, tapi melakukan satu kesalahan di tikungan terakhir dan tertinggal dengan balapan menyisakan sekitar tiga lap lagi. Saya berusaha semaksimal mungkin hari, ini tapi tidak bisa meraih hasil yang lebih baik," kata pebalap asal Spanyol ini.

Hasil ini membuat Pedrosa turun ke posisi tiga di klasemen pebalap, digeser oleh Jorge Lorenzo yang memenangi seri kali ini. Meski mengemas nilai yang sama dengan pebalap Yamaha Factory itu yakni 219 poin, namun Pedrosa hanya meraih dua kemenangan musim ini sementara Lorenzo sudah lima kali.

Marquez Sudah Duga Balapan Bakal Sulit

Di sisi lain, Marc Marquez mensyukuri posisi dua yang ia dapatkan di seri MotoGP San Marino. Ia memang sudah menduga bakal menjalani balapan yang sulit.

Pada balapan yang digelar di sirkuit Misano, Minggu (15/9/2013) malam WIB, Marquez yang menempati pole position sempat turun hingga posisi empat di awal balapan. Setelah menjalani sejumlah duel dengan Valentino Rossi dan Dani Pedrosa, ia akhirnya mampu menyelesaikan lomba di urutan kedua.

"Saya sudah menduga saya akan sedikit kesulitan di awal balapan karena sepanjang akhir pekan termasuk saat balapan tangki bahan bakar saya selalu penuh. Kemudian di sesi putaran pemanasan saya mengalami kesulitan dan terjatuh, tapi pada akhirnya saya berkata pada diri sendiri bahwa saya hanya perlu melakukannya," kata Marquez di situs resmi MotoGP.

"Di bagian awal balapan kami kehilangan terlalu banyak waktu dan membuat sejumlah kesalahan, jadi kami kehilangan dua detik. Tapi ini adalah tahun pertama saya di MotoGP di mana semuanya adalah tentang pengalaman, dan mungkin wajar bagi saya untuk melakukan sedikit kesalahan."

Marquez sendiri sempat diunggulkan jadi juara seri ini setelah menjalani sesi latihan bebas dan kualifikasi dengan apik. Ia bahkan mencatatkan rekor lap baru, menaklukkan rekor lama atas nama Casey Stoner di tahun 2011.

Kendati gagal menyempurnakan akhir pekannya dengan kemenangan, Marquez tetap menanggapinya dengan positif. Tambahan 20 poin dinilai pebalap 20 tahun itu sebagai raihan penting untuk menjaga kansnya menjadi juara dunia.

Ia kini mengemas 253 poin, unggul 34 angka dari Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa yang berada di posisi kedua dan ketiga. Sementara balapan tinggal menyisakan lima seri lagi.

"Kami punya penampilan yang bagus secara keseluruhan. Saya merasa tampil tangguh dari pertengahan lomba hingga akhir. 20 poin yang kami dapat adalah kunci karena saya berada di posisi empat di sebagian besar balapan dan akhirnya mampu finis kedua, jadi saya pikir itu cukup penting."

"Masih ada lima balapan di depan dengan masih banyak poin yang bisa dimenangi, jadi saya akan mempertahankan mentalitas yang sama dan Anda masih akan melihat Marquez yang sama di trek," tambah pebalap asal Spanyol ini.

(din/syu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads