Bukan rahasia lagi apabila Rossi dan Lorenzo memiliki 'sejarah' kurang sedap saat keduanya menjadi rekan se-tim pada 2008 hingga 2010.
Kedua pebalap memiliki rivalitas sengit di dalam dan di luar lintasan. Garasi Rossi dan Lorenzo mesti diberi sekat dan Yamaha mengeluarkan larangan berbagi data motor di antara keduanya, yang diyakini atas permintaan The Doctor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua pebalap ingin segala hal yang datang semudah mungkin. Itu adalah perasaan yang alami."Semua orang ingin menang dengan mudah dan mendapat sukses tanpa banyak kesulitan," sahut Lorenzo kepada MCN.
"Tapi aku pikir kedatangan Valentino adalah sebuah hal yang bagus untukku. Itu juga bagus untuk Yamaha karena mereka memiliki banyak rider yang kuat."
"Ini adalah kesempatan bagi Valentino juga untuk menunjukkan apa yang bisa dialkukan di lintasan dan aku pikir dia akan merasa lebih nyaman di trek dengan sebuah motor yang lebih mudah dikendarai," kata juara dunia dua kali itu.
"Jujur saja, itu juga akan membantuku menjadi lebih kuat untuk memiliki kesempatan, sekali lagi, mengalahkan salah satu pebalap terbaik dalam sejarah. Dan aku pikir dia punya sebuah kesempatan bagus untuk menunjukkan bahwa dia masih bisa menang."
Rossi: MotoGP Kini Terlalu Serius
Pada beberapa tahun terakhir telah terjadi banyak perubahan di MotoGP. Dalam pandangan seorang Valentino Rossi, perubahan yang terjadi membuat olahraga tersebut menjadi terlalu serius.
Demikian diungkapkan Rossi saat dimintai pendapatnya soal perkembangan MotoGP baik dari sisi aturan maupun kompetisi yang terjadi antara pebalap. Jika dulu MotoGP lebih soal nyali di atas lintasan, kini banyak rider mempersiapkan diri dengan jauh lebih baik sebelum balapan.
Rossi bisa memaklumi kondisi tersebut. Namun dia juga mengingatkan kalau para pebalap harus juga bisa menikati hidupnya dan tetap bersenang-senang dengan segala aktivitas di dalam maupun luar lintasan.
"Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini telah menjadi terlalu serius, begitu juga dengan para pebalapnya," sahut Rossi seperti dikutip dari Crash.
"Di masa lalu, ini hanya soal keberanian tapi kini semua orang lebih serius dan sangat atletis. Mereka melakukan diet dan banyak berlatih dan tak menjalani kehidupan dengan normal. Saya pikir itu penting untuk bisa juga bersenang-senang," lanjut rider 33 tahun itu.
Rossi akan kembali memperkuat Yamaha musim depan, setelah selama dua musim terakhir memperkuat Ducati.
(din/syu)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Prabowo Sebut Semua Mobil-motor Bakal Pakai Listrik, Orang Kaya Isi Bensin
Pujian Media Asing Buat Veda Ega Pratama usai Cetak Sejarah di Moto3