Menang dan Hamilton Senang

Menang dan Hamilton Senang

Kris FW - detikOto
Senin, 11 Jun 2012 18:48 WIB
Menang dan Hamilton Senang
Montreal - Dengan strategi berbeda dari para rivalnya, Lewis Hamilton sempat tercecer di posisi tiga. Tetapi ia mengaku tak pernah ragu dengan peluangnya memenangi GP Kanada.

Di GP Kanada, Senin (11/6/2012) dinihari WIB, Hamilton menerapkan strategi dua pit stop sedangkan dua rivalnya, Fernando Alonso dan Sebastian Vettel, berusaha menggunakan strategi satu pit stop--Vettel akhirnya menggunakan dua pit stop.

"Tak pernah sekalipun terbersit dalam benakku keraguan untuk bisa meraih kemenangan," kata Hamilton di ESPN F1.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aku tadi berpikir bahwa mereka (Vettel dan Alonso) melaju sedikit pelan jadi aku berasumsi mereka akan melakukan satu pit stop dan aku tahu aku takkan bisa melakukan satu pit stop. Jadi aku terus berusaha menambah jarak," jelasnya.

Pada pit stop keduanya, Hamilton mengalami sedikit masalah dan membuat pebalap McLaren itu tercecer 14 detik dari pemimpin balapan. Namun, dengan ban baru ia berhasil memangkas selisih dan kemudian meraih kemenangan.

"Aku mengalami beberapa masalah, itu mungkin salahku, aku tidak tahu, tapi biarpun begitu semua berjalan bagus. Pada akhirnya kami bisa melakukan pit stop dengan baik dan tentu saja kami meningkatkan performa di semua area."

"Aku masih kegirangan. Aku sangat bangga dengan tim yang tak kenal lelah dan aku merasa bangga akhirnya bisa sampai ke podium teratas. Ini adalah salah satu balapan terbaik yang aku jalani untuk waktu lama," beber Hamilton.

Buat Hamilton, kemenangan di GP Kanada membuatnya bisa naik ke podium teratas untuk kali pertama musim ini. Hasil tersebut juga membawanya memuncaki klasemen sementara pebalap.

Alonso Senang Ferrari Tak 'Main Aman'

Sementara itu, meski harus puas finis di posisi lima Fernando Alonso merasa cukup senang. Dengan mengusung strategi satu pit stop yang kemudian terbukti tak berjalan dengan baik. Namun, ia tak menyesal.

"Kami sudah berusaha. Kami berusaha untuk menang," kata Prinsipal Tim Ferrari Stefano Domenicali seperti dilansir Crash.

Mengejar kemenangan, Ferrari menerapkan strategi satu pit stop untuk Alonso pada lap 19. Strategi itu berisiko mengingat faktor ketahanan ban. Juga berbau pertaruhan karena jika Ferrari "main aman" dan melakukan dua pit stop maka Alonso berpeluang besar naik podium.

Pada kenyataannya, strategi satu pit stop tidak berjalan dengan baik. Dengan kondisi ban yang sudah menurun Alonso dengan mudah bisa dilewati Lewis Hamilton (McLaren) yang memang mengusung strategi dua pit stop. Bahkan Sebastian Vettel (Red Bull) yang melakukan pit stop kedua di lap-lap akhir balapan--Vettel awalnya juga berencana mengusung strategi satu pit stop--pun bisa melewati Alonso.

"Aku merasa senang. Kami berusaha memenangi balapan. Aku bangga dengan tim dan senang kami berusaha mengejar kemenangan. Setidaknya kami berusaha dan tidak puas begitu saja untuk mengejar finis di posisi dua."

"Pada akhirnya ada terlalu banyak lap dan kami kehabisan daya pada ban, dan sudah terlambat untuk masuk pit. Ini tidak berhasil, bukan karena strateginya tapi karena ausnya ban. Aku ingin menjelaskan itu sejelas mungkin karena nanti akan ada kebingungan dari orang yang tidak mengerti balapan," beber Alonso.

Hasil itu membuat Alonso kini menempati posisi dua klasemen sementara pebalap dengan 86 poin, terpaut dua poin dari Hamilton yang sekarang memuncaki klasemen.

(krs/syu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads