Bukan tanpa alasan jika banyak pihak meragukan Raikkonen. Pada musim terakhirnya sebelum meninggalkan F1, pembalap asal Finlandia itu cuma bisa menempati peringkat keenam klasemen bersama Ferrari.
Dengan usia yang sudah tidak muda lagi, 32 tahun, Raikkonen juga dianggap tak akan bisa menyaingi pembalap-pembalap muda seperti Sebastian Vettel dan Lewis Hamilton. Apalagi, regulasi dan teknologi mobil F1 sudah banyak berubah sejak Raikkonen pergi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kimi pernah membuktikan di masa lalu bahwa dia adalah salah satu yang tercepat dan jika dilihat dari segi usia dia masih dalam masa jayanya," ungkap Lopez pada Autosport.
"Dalam hal motivasi, saya telah bertemu dan berbicara dengannya, dia mungkin sudah termotivasi seperti sebelumnya. Dan semakin banyak orang menanyakan ini maka akan lebih baik untuknya karena akan meningkatkan motivasinya bahkan lebih untuk membuktikan bahwa mereka salah," jelasnya.
"Saya senang dia berada di sini karena saya pikir itu adalah salah satu langkah yang sangat penting mendapatkan tim yang kami inginkan--jadi salah satu salah satu tim papan atas di Formula 1," pungkasnya.
(din/syu)












































Komentar Terbanyak
Kenapa SIM Mati Telat Sehari Harus Bikin Baru?
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Sudah Ditolak tapi BGN Bisa Beli Motor Listrik? Purbaya Akui Kebobolan