Jadi Mobil Listrik Niaga Pertama, DFSK Gelora E Disebut Menhub Cocok Jadi Feeder Bus

Tim Detikcom - detikOto
Rabu, 21 Apr 2021 09:23 WIB
DFSK Gelora E
DFSK Gelora E di pameran otomotif IIMS 2021 (Luthfi Anshori/detikcom)
Jakarta -

DFSK membuat gebrakan dengan meluncurkan DFSK Gelora E pada IIMS 2021. Jadi kendaraan listrik komersial pertama di Indonesia, Menhub Budi Karya Sumadi menyebut mobil ini bisa jadi feeder bus.

DFSK ikut memeriahkan pasar mobil listrik di Indonesia dengan merilis DFSK Gelora E pada pekan lalu. Peluncuran ini bertepatan dengan pembukaan IIMS 2021.

Dengan banderol harga start dari Rp 480 juta, pre-order DFSK Gelora E sudah bisa dilakukan. DFSK Gelora E bisa dianggap sebagai pionir Light Commercial Electric Vehicle di Indonesia dan siap untuk menjadi pilihan di sektor logistik dan transportasi.

Menhub Budi Karya melihat langsung DFSK Gelora E di IIMS 2021Menhub Budi Karya melihat langsung DFSK Gelora E di IIMS 2021 Foto: ist/DFSK

Pada akhir pekan kemarin Menhub Budi Karya Sumadi melihat secara langsung DFSK Gelora E. Dia menyebut kendaraan tersebut bisa menjadi feeder bus dan shuttle bus di bandara dan stasiun kereta api yang ada di Indonesia.

"Kendaraan ini cocok untuk feeder bus, shuttle bus bandara dan stasiun kereta api. Kendaraan ini juga bisa di pakai di kota-kota lain di Indonesia," kata Budi Karya Sumadi dalam rilis yang diterima detikOto.

DFSK Gelora E model minibus ditawarkan dengan harga berkisar antara Rp 510.000.000 - Rp 520.000.000. Sementara model blind van dengan harga Rp 480.000.000 - Rp 490.000.000 selama Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 dari 15-25 April 2021.

Budi Karya berharap DFSK Gelora E bisa memberikan harga yang terjangkau sehingga bisa dimiliki masyarakat untuk meningkatkan usahanya,

"Semoga ini bisa segera diproduksi di Indonesia dan memiliki TKDN yang tinggi," lanjut Budi Karya.

Menhub Budi Karya melihat langsung DFSK Gelora E di IIMS 2021Menhub Budi Karya melihat langsung DFSK Gelora E di IIMS 2021 (ist/DFSK)

Spesifikasi DFSK Gelora E

DFSK Gelora E 100% ditenagai listrik, sehingga ramah lingkungan dan tanpa emisi karbon gas buang. Memiliki teknologi fast charging, pengisian baterai sebanyak 20-80% hanya membutuhkan waktu 80 menit, dengan jarak tempuh berkendara hingga 300 kilometer berdasarkan NEDC (New European Driving Cycle).

Sedangkan untuk pengisian reguler, DFSK Gelora E memiliki sistem pengisian normal yang cocok untuk lingkungan listrik rumah tangga dengan rata-rata 220V 16A. Sebagai kendaraan komersial, mobil listrik DFSK Gelora E didukung tenaga dengan torsi maksimum mencapai 200 Nm.

Gelora E diklaim mampu menghemat biaya energi menjadi sekitar Rp 200 per kilometer. Sehingga konsumen DFSK Gelora E akan mendapatkan biaya operasional yang lebih rendah, mencapai 1/3 dibandingkan dengan kendaraan komersial konvensional.

DFSK Gelora E meluncur di IIMS, Kamis (15/4).DFSK Gelora E meluncur di IIMS, Kamis (15/4). Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP

DFSK Gelora E sudah memiliki perlindungan tegangan tinggi, tahan debu dan air (hingga standar IP67), dan sistem perlindungan baterai yang ketat untuk memastikan keamanan baterai dalam kondisi ekstrem. Selain itu, desain bodi tahan benturan yang kokoh, ditambah dengan sistem ABS dan EBD untuk memastikan keselamatan berkendara pengemudi dan penumpang.

Bicara ukuran, DFSK Gelora series memiliki dimensi 4.500mm x 1.680mm x 2.000mm (PxLxT) dengan dukungan kabin ekstra luas dan lapang. Untuk model minibus, DFSK Gelora memiliki pengaturan 7 tempat duduk penumpang. Sedangkan untuk model blind van, panjang kabin mencapai 2,63m (luas 4,8 meter cubic).



Simak Video "Menhub Pastikan Tak Ada Lagi Penerbangan Charter Saat Larangan Mudik"
[Gambas:Video 20detik]
(din/rgr)