Kamis, 27 Nov 2014 13:36 WIB

Touring Road Warriors Itu Perjuangan Cintaku

- detikOto
Irmansyah bersama dengan calon istri Irmansyah bersama dengan calon istri
Jakarta -

Masing-masing finalis Road Warriors 2014 mendeskripsikan touring Road Warriors Jakarta-Padang berbeda-beda. Seperti yang dituangkan oleh Irmansyah. Ia menamakan touring ini sebagai perjalanan cintanya.

Lho kenapa begitu bro? Menurutnya, jika ia berhasil menjadi pemenang, hadiah utamanya yakni Yamaha R15 persembahan Yamaha Indonesia akan digunakan sebagai mas kawin di pernikahannya nanti.

"Saya berjuang di Road Warriors 2014 buat my lovely Reni Anggraini. Yamaha R15 akan menjadi saksi bisu perjuangan ku menaklukan jalur Sumatra yang sangat menantang," beber Irmansyah.

Perjalanan Road Warriors 2014 dimulai pada 17 November 2014 start dari kantor detik.com sekitar pukul 09.30 WIB. Cuaca yang panas dan jalan raya yang macet membuat 10 finalis mandi keringat.

Saat sampai kawasan balaraja akhirnya turun hujan setelah makan siang dan sholat kita kembali melanjutkan perjalanan dan tiba di pelabuhan merak pukul 18.00 WIB dan kapal mulai berjalan pada pukul 19.00 WIB.

Saat naik kapal ada cerita menarik dari salah satu peserta, sebut saja Ahmad Fauzi. "Gw baru pertama kali naik kapal laut dan itu adalah hal yang tak akan gw lupakan dalam hidup," ujar Ahmad Fauzi salah satu peserta Road Warriors 2014 Touring Jakarta - Padang.

Setelah lebih dari tiga jam menyeberang akhirnya kita tiba juga di pelabuhan bakhaueni setelah mengisi bensin kami pun melanjutkan perjalanan di temani hujan dan tiba di hotel sheraton lampung pukul 24.00 dengan perut yang keroncongan.

Saya hubungi temen saya sesama pengguna R15 nama nya Chandra saya pun di ajak makan dan keliling kota Bandar Lampung dan kembali ke hotel pukul 02.00 dini hari. Saat saya menuju kamar ketika mau istirahat baru sadar ternyata temen sekamar saya Om Hendrik sudah pulas tertidur.

Alhasil malam pertama perjalanan saya harus numpang tidur di kamar Om Deny dan Om Ryan ketika itu Om Deny belum tidur.

Pagi hari pun tiba perjalanan Road Warriors 2014 kembali di lanjutkan setelah breakfast semua bergegas melanjutkan perjalanan Bandar Lampung – Krui. Sepanjang jalan yang di dominasi hutan dan jalan yang rawan longsor, kami pun berjalan, berhati-hati tampak cuaca tidak menentu selama perjalanan menuju Krui.

Sepanjang jalan pun tak tampak SPBU kami pun mengisi bahan bakar dari derijen berisi bensin yang kami bawa dari jakarta di pinggir jalan di kelilingi hutan.

Perjalanan pun sudah berjam-jam kita lalui rasa lelah sudah menghampiri seluruh Finalis Road Warriors, kami pun berhenti di rumah makan di samping laut semua lelah selama perjalanan terasa hilang ketika melihat pemandangan yang di suguhkan.

Setelah makan siang kami pun melanjutkan perjalanan menuju Krui. Sepanjang perjalanan yang menanjak dan menurun salah satu motor peserta Road Warriors 2014 tidak bisa berjalan atau mogok dan setelah di lakukan pemeriksaan ternyata ada masalah di sistem dan dengan moto brother to the end kami membantu temen kami yang butuh bantuan.

Ternyata pulley yg menarik v-belt matic rontok akhirnya motor di naikin mobil mitsubishi Strada. Kemudian perjalanan kami lanjutkan kembali dan tiba di penginapan Lovina Krui Surf, Penginapan yang bentuk nya unik ini ternyata banyak turis mancanegara yang bermalam di sini.

Pantai tanjung setia Krui teryata tempat surfing turis mancanegara. Saya yang warga indonesia baru tau di Krui, lampung barat ada tempat surfing yang banyak di kunjungi wisatawan mancanegara. “hadeeeeeeh” sepertinya saya harus banyak-banyak searching lagi nih di internet, masih banyak tempat-tempat yang asyik buat berlibur di Indonesia .

Pagi pun tiba setelah santap sarapan dan sedikit narsis di pinggir pantai kami pun bersiap menuju kota bengkulu dengan estimasi perjalanan 350 km. Perjalanan menuju kota bengkulu melewati perbukitan yang menanjak dan menurun dan jalan yang sempit dan berlubang membuat perjalanan kali ini semakin menarik dan sepanjang jalan kita harus berhati-hati karena banyak ternak warga yang di lepas bebas oleh pemilik nya.

Setelah setengah hari kami pun beristirahat dan makan siang di rumah makan di atas bukit dan sambil melihat desiran ombak dari atas bukit. Ketika saya melihat warga sekitar ada yang sedang mengolah oli bekas untuk di jadikan buat jalan.

Dan saya melihat semangat adik-adik yang habis pulang sekolah walaupun harus berjalan sejauh 2 km mereka tetap semangat, itulah yang membuat saya semangat melewati tantangan Road Warriors 2014 Jakarta – Padang demi maskawin R15, amin.

Perjalanan pun dilanjutkan melewati hutan dan jalan yang berlubang serta di guyur hujan akhirnya kami masuk kota bengkulu, kota yang baru pertama klai saya kunjungi Di kota bengkulu kami di sambut oleh YRFI Bengkulu dan melakukan roling city lanjut, kopdaran bareng dan menyantap nasi goreng merah.

Walaupun baru kenal tapi bro-bro YRFI Bengkulu sangat ramah kepada kami semua brother to the end dan menghantar kami sampai di hotel santika Bengkulu, terima kasih brother YRFI Bengkulu.

Perjuangan cintaku pun berlanjut setelah breakfast kami pun bersiap menuju Muko-Muko kota yang berada di Bengkulu Utara. Sebelum nya kita mampir ke dealer mencari pulley buat motor mio GT yang mogok teryata spare part yang harus di ganti tidak ada atau harus order dulu ke Yamaha Pusat. Terpaksa motor pun harus di angkut sampai Padang.

Perjalanan pun di lanjutkan melewati danau “Dendam Tak Sudah”. Kami pun segera menuju Muko-Muko. Perjalanan estafet kali ini menurut saya perjalanan yang cukup melelahkan.

Guyuran hujan sepanjang jalan serta jalanan yang kurang bagus membuat lubang tertutup air membuat semua finalis harus hati-hati melewati nya. Melewati jalan tanah dan belokan yang tajam jalan yang licin membuat perjalanan kali ini harus extra hati-hati “keep safety riding”.

Di temani sepanjang pantai dan jalan yang berlubang pada pukul 20:30 akhirnya sampai juga di Hotel Madiyara yang terletak di sebuah kota kecil Muko-Muko perjalanan yang cukup melelahkan demi maskawin R15 perjuangan cintaku , jalur Sumatera mantaaapp.

Perjuangan cintaku pun berlanjut pagi setelah breakfast perjalan finalis roadwarriors 2014 sudah melewati 1000 km. Motor saya pun harus di ganti oli supaya estafet terakhir tarikan josss ,oli yang saya pakai yamahalube super sport oli khusus motor sport suara mesin lebih halus tarikan enteng.

Perjalanan estafet terakhir pun dimulai dari muko-muko menuju ke padang. Jalan yang di lalui estafet terakhir pun jalan nya halus dan baru, serta di selimuti awan mendung. Tapi terbayaran di daerah painan pemandangan lepas pantai yang sangat indah kami pun berhenti di kelok jengkol di namakan kelok jengkol karena dulu banyak pohon jengkol ujar warga sekitar yang saya temui.

Setelah melewati kelok jengkol melewati teluk kabung sepanjang jalan pinggir pantai sebelum masuk kota padang. Akhirnya penantian perjalanan perjuangan cintaku kota padang i’m coming satu tujuan walau harus berkorban demi maskawin ku kelak, amin.

Pada pukul 21.00 team road warriors 2014 berhasil menaklukan jalur barat pulau sumatera touring jakarta – padang, alhamdulillah sampai hotel pangeran beach.

Perjalanan tidak sampai di kota padang saja. Hari ke 6 perjuangan cintaku berlanjut menjelajah sumatera barat. Jam Gadang kalau ke Sumatera Barat gak afdol kalau gak kesana. Agenda hari ke 6 adalah Jam Gadang, kelok 44 dan danau Maninjao.

Perjalanan di mulai dengan menempuh jarak kurang lebih 90 km dari kota padang menyelusuri daerah yang belum saya liat sebelum nya. Perjalanan yang menarik di mulai melewati lembah anai dan berfoto di curug yang ada di tepi jalan dan melewati jalan menanjak menuju bukit tinggi.

Perjalanan yang di selimuti gerimis hujan membuat perjalanan semakin menyenangkan . udara dingin pun terasa ketika mulai measuki daerah bukit tingi lanjut melewati jalur kecil di selimuti pemandangan nan hijau jalan yang menanjak dan menurun akhirnya finalis road warriors bisa melihat indah nya danau maninjao dari atas bukit.

Pemandangan yang sungguh indah ,betapa indahnya ciptaaan mu ya allah, betapa indahnya alam indonesia. Kami pun turun melihat lebih dekat danau maninjao, ternyata untuk melihat lebih dekat danau maninjao tidak lah mudah kita harus menahklukan kelok 44, 44 belokan patah extrem dan baru pertama kali saya liat jalur seperti ini.

Seperti anak tangga yang turun ke bawah, pengalaman yang tak kan terlupan sepanjang hidup. Setelah melewati kelok yang terakhir rasa deg,deg ser hilang ketika melihat danau maninjao dan makan siang di suguhkan pemandangan danau maninjao. Setelah makan kembali ke rute yang sama melewati kelok 44 jantung kembali deg,deg ser , hehe.

Dan menuju Bukit Tinggi melewati janjang saribu, goa Jepang dan sampai lah di jam gadang, akhirnya bisa liat juga jam gadang, setelah foto-foto selesai kami pun bersiap-siap kembali ke hotel ternyata bukit tinggi kota yang indah , rasanya mau ke sini lagi sama pujaan hati yang kebetulan orang padang juga,hehe.

Sebelum ke hotel mampir duluu ke warung sate padang pak mansyur. Sate padang paling terkenal. Mantan presiden RI SBY pun pernah datang ke mari, hebat dah warung sate padang pak Mak Syukur, setelah melakukan perjalanan yang cukup menantang dan mengasyikan akhirnya nyampe jg di hotel.

Agenda hari ke 7 hari minggu baksos ke kecamatan enam lingkup, Padang Pariaman dan kunjungan ke dealer yamaha. Perjalanaan di mulai pukul 10.00 WIB dari hotel pangeran beach jarak yang kurang lebih 40 km setelah sampai di tempat baksos.

Perwakilan dari detikOto dan Yamaha menyerahkan sumbangan kepada panitia pembangunan pesantren. Setelah itu kita makan bersama di rumah ketua panitia tsb.

Setelah itu kita melanjut kan kembali kunjungan ke dealer yamaha di sana sudah di siapkan makanan , waduh , padahal baru bgt makan , alhasil saya ma fauzi pergi ke tempat christine hakim beli oleh-oleh sekalian melihat jembatan siti nurbaya tapi bukan pake motor saya , hehe minjem motor r25 milik konsultan, sekalian ngerasain r25 ,haha setelah beli oleh-oleh dan foto di jembatan siti nurbaya , saya pun kembali ke dealer buat siap-siap back to Jakarta.

Setelah mengurus paketan motor dan packing barang kami pun naik bis dan menuju bandara menggunakan mini bus milik yamaha. Setelah sampai bandara ternyata pesawat nya delay 2 jam , huft harus nunggu 2 jam, team Road Warriors 2014 pun memanfaatkan 2 jam itu ada yang tidur di lantai ada yang ketemu temannya di bandara,ada yang muter-muter gak jelas, ada yang nyari makan.

"Saya sih seneng seneng aja wong ini baru pertama kali naik pesawat, xixixxixxi setelah 2 jam akhirnya pesawat tiba, dan tiba di jakarta pukul 00.30 dan naik taksi sampai rumah pukul 02.00. Akhirnya perjuangan cintaku buat maskawin ku selesai juga satu tujuan walau harus berkorban, perjalanan touring jakarta-padang yang sangat berkesan dalam hidup saya dan akan saya ceritakan perjalanan ini ke anak dan cucu saya kelak.

Terima kasih detikOto terima kasih Yamaha, terima kasih om Dadan yang sudah memberikan kesempatan pada saya. Terima kasih kru My Trans dan detikoto Ricky, Deni, Ibnu, Zaki, Adit, Arya dan 2 supir detikOto, terima kasih buat 10 finalis.

(ady/ady)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com