Penjualan Motor Bulan Februari Ngegas!

Penjualan Motor Bulan Februari Ngegas!

Ridwan Arifin - detikOto
Minggu, 08 Mar 2026 19:33 WIB
Naiknya penjualan sepeda motor bagaikan dua sisi mata uang. Hal ini membuat sepeda motor sebagai penghasil polusi terbesar dibandingkan jenis kendaraan lainnya.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Pasar sepeda motor Indonesia tancap gas di awal tahun 2026. Berdasarkan data terbaru Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), angka distribusi domestik mencatatkan tren positif pada dua bulan pertama tahun ini.

Tercatat, total penjualan motor pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 1.165.117 unit. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 1.141.578 unit. Artinya, secara year-to-year (YoY), pasar motor kita tumbuh sekitar 2,06%.

Jika dirinci lebih lanjut, Januari 2026 menjadi kontributor utama pertumbuhan. Pada bulan pembuka tahun tersebut, sebanyak 577.763 unit motor terkirim ke dealer, naik signifikan 3,12% dibandingkan Januari 2025 (560.301 unit).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memasuki bulan Februari 2026, grafiknya memang masih menanjak namun cenderung melandai. Penjualan tercatat di angka 587.354 unit. Meski secara volume lebih besar dari Januari, namun jika dibandingkan dengan Februari 2025 (581.277 unit), kenaikannya hanya terpaut tipis di angka 1,05%.

ADVERTISEMENT

Secara bulanan (month-on-month), performa Februari 2026 sejatinya tetap lebih baik dari Januari 2026 dengan kenaikan sebesar 1,66%.

Tidak ada data lebih rinci soal segmen motor yang digemari. Berdasarkan rilis yang dikeluarkan pada Januari, segmen skutik masih mendominasi permintaan sepeda motor baru di pasar domestik pada tahun lalu dengan kontribusi 91,7%. Sisanya 4,46% berasal dari jenis motorunderbone, 3,51% tipe sport dan kontribusi sepeda motor listrik masih di bawah 1%.

AISI melihat pasar motor domestik masih memiliki potensi untuk terus bertumbuh dengan berbagai tantangan ekonomi yang harus dihadapi bangsa ini.

Sebelumnya, Ketua Bidang KomersialAISISigit Kumala mengungkapkan efek berganda kondisi geopolitik global berpotensi memengaruhi perekonomian dan pasar motor domestik. Selain pertumbuhan ekonomi, harga komoditas dan kondisi cuaca akan mempengaruhi stabilitas daya beli masyarakat tahun ini. Dukungan lembaga pembiayaan yang kuat juga akan mampu mendorong terjadinya realisasi penjualan di pasar sepeda motor domestik.

"Dengan mempertimbangkan berbagai kondisi dan tantangan yang potensial terjadi di tahun ini, kami memproyeksikan pasar sepeda motor domestik akan relatif stabil tahun ini di angka 6,4 juta-6,7 juta unit," katanya.


Penjualan motor 2026 berdasarkan data AISI:

Januari: 577.763 unit
Februari: 587.354 unit

Total: 1.165.117 unit




(riar/lua)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads