Yamaha Fazzio versi 'murah' resmi meluncur di Thailand. Skuter matik (skutik) dari keluarga Classy itu mengusung nama 'Lite Version' dan dibanderol Rp 600 ribuan lebih murah dibandingkan versi regular.
Disitat dari Greatbiker, Rabu (4/2), Yamaha Fazzio Lite Version dihadirkan untuk menjangkau lebih banyak konsumen di Tailan. Meski dihargai lebih murah, namun tak banyak yang dihilangkan dari tunggangan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabarnya, pabrikan hanya menghilangkan fitur konektivitas Y-Connect di Yamaha Fazzio Lite Version. Teknologi itu membuat motor mampu terhubung langsung ke ponsel pintar atau smartphone.
Yamaha Fazzio Lite Version. Foto: Doc. Greatbiker |
Selebihnya, tak ada yang dihilangkan dari skutik mungil tersebut. Produsen masih membekalinya dengan pencahayaan full LED, panel instrumen digital, soket pengisian daya ponsel, bagasi yang lega dan sistem pengereman UBS atau Unified Brake System.
Desainnya juga tetap sama. Motor tersebut mengusung dimensi kompak dengan aksen membulat di hampir seluruh bagian. Sementara kelirnya dibuat sangat terang dengan sentuhan minimal di kiri dan kanan bodi.
Pilihan warnanya cukup beragam, ada hitam, merah muda dan hijau muda. Corak atau aksennya kurang lebih mirip dengan yang dijual di Indonesia.
Yamaha Fazzio Lite Version. Foto: Doc. Greatbiker |
Mesinnya juga tak mengalami perubahan. Fazzio Lite Version tetap menggunakan mesin 'hybrid' yang dikenal irit bahan bakar. Pabrikan sama sekali tak menurunkan atau mengurangi performanya.
Di atas kertas, Fazzio Lite Version dibekali mesin BlueCore Hybrid SOHC berkapasitas 124cc dengan pendingin udara. Pembekalan tersebut membuat motor mampu menghasilkan tenaga 8,4 PS dan torsi 10,6 Nm.
Di Tailan, Fazzio Lite Version dibanderol 49.900 baht atau sekira Rp 26,5 jutaan. Nominal tersebut lebih murah Rp 600 ribuan dibandingkan versi regular.
(sfn/dry)















































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Asal Usul Mobil Porsche Pakai Pelat Dinas Kemhan, Ngakunya dari Orang Tua
Cara Malaysia Kurangi Mobil Tua: Kasih 'Duit' buat Ganti Mobil Baru