Pilu Satpam Motornya Jadi Korban Demo Anarkis, Dirusak-Dibakar Tinggal Rangka

Pilu Satpam Motornya Jadi Korban Demo Anarkis, Dirusak-Dibakar Tinggal Rangka

Bima Bagaskara - detikOto
Minggu, 31 Agu 2025 16:10 WIB
Massa aksi berupaya masuk ke area Gedung Sate
Massa aksi di Gedung Sate. Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar
Jakarta -

Di saat demonstrasi yang berujung ricuh, ada pilu petugas satuan pengamanan (Satpam) yang kehilangan hartanya. Motor petugas satpam itu menjadi sasaran anarkis massa. Motornya dirusak, bahkan dibakar sampai tinggal rangka.

Para satpam yang bertugas di Gedung Sate harus ikut mengamankan aksi demonstrasi agar kericuhan tidak meluas. Namun, mereka harus menerima kenyataan pahit, kendaraan pribadinya dirusak sampai dibakar massa.

Seperti dikutip detikJabar, dalam beberapa video yang beredar di sosial media, sejumlah Satpam menangis setelah melihat motor mereka rusak, hangus gegara aksi anarkis massa. Sedikitya 10 motor Satpam Gedung Sate menjadi sasaran anarkis massa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada 10 motor, dua hangus dibakar, delapan dirusak," kata Yudi, salah seorang Satpam seperti diberitakan detikJabar.

ADVERTISEMENT

Motor-motor itu, kata Yudi, merupakan milik rekan-rekannya sesama Satpam yang bertugas tadi malam. Meski tidak tahu betul kronologi kejadian, Yudi menyebut, insiden itu bermula saat jalanan diblokir dan satpam tak bisa memarkir kendaraan di area Gedung Sate.

"Makanya parkir di sini (gedung Telkom), karena di sana sudah diblokade nggak bisa masuk, makanya cari alternatif parkir dan ikut di kantor Telkom ini di belakang. Cuma itu kan langsung ke jalan, di sana yang dibakar," ujarnya.

"Jadi setahu saya gitu, karena diblokade yang piket malam, jadi di Jalan Banda nggak bisa diakses jadi cari alternatif di situ," sambungnya.

Dari dua motor yang dibakar, hanya satu yang ditemukan. Itu pun tersisa rangkanya saja. Satu lainnya menghilang entah ke mana.

"Satu ada rangka mesinnya, satu nggak ada, nggak ketemu, tinggal pelat nomornya aja," ucapnya.

Yudi menyebut, pihak Gedung Sate telah melakukan pendataan terhadap para Satpam yang menjadi korban karena motornya dirusak. "Alhamdulillah ada perhatian dari Gedung Sate, didata sama Biro Umum, untuk kelanjutannya Biro Umum yang tahu," ungkap Yudi.

====

Catatan redaksi: Demonstrasi adalah hak konstitusional. Namun, tindakan anarkis tidak dibenarkan. Lakukan demonstrasi dengan damai, tidak melakukan penjarahan dan merusak fasilitas umum. Jangan mudah terprovokasi. #aspirasitanpaanarki




(bba/rgr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads