Motor Listrik Buatan Cikupa Ini Sudah Diekspor ke Thailand dan Vietnam

ADVERTISEMENT

Motor Listrik Buatan Cikupa Ini Sudah Diekspor ke Thailand dan Vietnam

Ridwan Arifin - detikOto
Senin, 05 Des 2022 18:43 WIB
Motor listrik Charged Indonesia Anoa, Rimau, Maleo
Motor Charged (Foto: dok. Charged Indonesia)
Jakarta -

Charged Indonesia memperkenalkan fasilitas pabrik di Cikupa, Tangerang, Banten, Senin (5/12/2022). Ternyata pabrikan yang bekerja sama dengan Vmoto Soco Group ini sudah mengekspor unitnya ke dua negara di Asia Tenggara.

"Kami sudah melakukan ekspor ke beberapa negara, Vietnam sama Thailand," kata Stephanus Widi, Chief Commercial Officer Charged Indonesia di pabrik Cikupa, Tangerang, Senin (5/12/2022).

Stephanus belum mengungkap berapa angka ekspor yang dilakukan ke dua negara tersebut. Namun untuk pemesanan dalam negeri jumlahnya baru mencapai 1.200 unit, sedangkan pengiriman unit angkanya terhitung belasan.

"Ekspor saat ini baru mulai, kita baru pilot (percobaan), kami berhadap demand akan terus berlanjut, penggunaan jadi besar, dan menjadi reguler di kita," kata dia.

Saat ini pabrik Charged Indonesia yang berlokasi di Cikupa berdiri di atas lahan sekitar 16.000 meter persegi. Kapasitas produksi maksimalnya 230 ribu unit per tahun. Saat ini sudah mempekerjakan sekitar 115 orang karyawan.

Untuk tingkat kandungan lokalnya baru sekitar 20 persen. Salah satu komponen yang sudah menggunakan produk lokal adalah ban.

"Dengan support dari VMoto, kita bawa partnya dari China untuk kita assembly di sini. Tentu secara bertahap kita lakukan lokalisasi dari barang-barang lokal untuk menggerakkan ekonomi yang ada di Indonesia. Bukan hanya membawa produk luar ke dalam tapi kita juga mau menggerakkan ekonomi lokal dengan mengambil parts dari dalam, sebagai contoh kemarin kita gunakan ban produksi lokal," kata dia.

Charged Indonesia merupakan produsen motor listrik yang bekerja sama dengan Vmoto Soco Group menghadirkan sekaligus tiga motor listrik ke Tanah Air. Uniknya ketiga motor ini memiliki nama yang tak lazim, seperti Anoa, Rimau, hingga Maleo.

Motor listrik pertama yang mereka perkenalkan adalah Anoa. Charged Anoa dikonsepkan sebagai motor listrik heavy duty alias untuk komersial.

Anoa diklaim bisa membawa beban hingga 150 kg dan volume akomodasi maksimum 250 liter. Untuk mendukung kepiawaiannya bekerja keras, Charged membekali Anoa dengan 2 baterai lithium ion yang diklaim bisa mencapai jarak tempuh hingga 200 km.

Selain Anoa, Charged Indonesia juga menghadirkan Rimau. Motor listrik ini diplot sebagai sebuah kendaraan yang sporty dan diplot sebagai motor yang pas untuk commuter harian.

Sama dengan Anoa, Rimau pun dibekali dengan dua buah baterai lithium yang jarak tempuhnya diklaim bisa tembus 200 km. Charged Indonesia juga mengklaim motor listrik ini mampu mencapai kecepatan maksimum hingga 95 km per jam.

Lalu motor listrik lain yang dihadirkan adalah Maleo. Berbeda dari dua motor sebelumnya, Maleo hadir dengan perawakan yang lebih kompak.

Charged Maleo diplot sebagai motor perkotaan sejati yang lincah dan efisien. Motor listrik ini hanya dibekali satu baterai dengan jarak tempuh maksimal 125 km dan kecepatan maksimum 75 km per jam.

Lalu apakah spesifikasi yang diekspor ke Vietnam dan Thailan berbeda dengan yang dipasarkan di Indonesia?

"Kami masih menggunakan model yang sama. Itulah mengapa sekarang kami kirim dulu sebagai bagian dari pilot kita. Pada saat ditaruh di sana di Vietnam," ujar Stephanus.



Simak Video "Ini 3 Motor Listrik Baru Charged yang Dirakit di Cikupa"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT