Motor Kopling Tetap Idaman, Kawasaki Indonesia Belum Mau Jual Matik

ADVERTISEMENT

Motor Kopling Tetap Idaman, Kawasaki Indonesia Belum Mau Jual Matik

Ridwan Arifin - detikOto
Minggu, 12 Jun 2022 13:09 WIB
Setelah tertunda karena wabah virus Corona, Kawasaki Ninja ZX-25R akhirnya meluncur di Indonesia. Kawasaki Ninja ZX-25R dibanderol mulai Rp 96 juta.
Kawasaki akan tetap fokus di segmen motor kopling Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Pabrikan sepeda motor Jepang ramai-ramai menggempur pasar Indonesia dengan model skutik dari entry level hingga premium. Tapi hanya Kawasaki yang belum ikut memasarkan skutik di Tanah Air.

Selain menjual motor sport, PT Kawasaki Motor Indonesia pernah bermain di pasar motor bebek atau underbone. Tarik garis ke belakang, beberapa produk Kawasaki yang pernah dijual ialah Kaze, Athlete, Blitz R, dan Edge.

Untuk motor matik, Kawasaki belum pernah menjualnya di Indonesia. Di benua Eropa, Kawasaki bekerjasama dengan Kymco, melahirkan skutik bongsor lewat J-Series.

Tapi nampaknya, KMI belum mau ikutan bermain di pasar motor matic, atau bahkan meramaikan skutik bongsor pesaing Honda PCX dan Yamaha Nmax. Michale Chandra Tanadhi, Head Sales & Promotion PT Kawasaki Motor Indonesia mengatakan strategi pabrikan 'geng hijau' ini tetap menyasar pada segmen motor sport.

"Kalau untuk pasar motor memang kita di segmen yang ada di niche market. Kita tidak melihat seperti pabrikan lain memfokuskan ke matik. Tapi kita memang segmennya adalah komitmen kami dari tahun 2008 di Indonesia akan full throotle, full gas di sport, motor dengan kopling," jelas Michael saat ditemui di area JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat beberapa waktu yang lalu.

J-Series pun tersedia dengan kapasitas mesin 125 cc. Andai dijual di Indonesia, rasanya ketinggalan dengan kompetitor yang menjualnya di kapasitas 150 cc. Adapun J-300 akan bersinggungan dengan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) karena kapasitas mesinnya di atas 250 cc.

Apalagi Kawasaki juga menjadi salah satu market leader di segmen motor sport. Michael bilang penjualannya paling banyak di segmen motor dual purpose.

"Saat ini trail, sudah di 60 persen," kata Michael.

Jika melirik data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan motor sport tak sebesar matik dan underbone. Sebesar 6,12 persen untuk tahun 2021, sementara skutik 87,58 persen.

Meski begitu memasuki Januari - April 2022, segmen sport di dalam negeri mengalami pertumbuhan. Sekarang menyentuh angka 6,24 persen dari total penjualan domestik sebesar 1.702.058 unit.



Simak Video "Dirut BPJS Pastikan Pengobatan Penyakit Kawasaki Ditanggung BPJS"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lua)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT