Cerita Driver Gojek Pakai Motor Listrik

ADVERTISEMENT

Cerita Driver Gojek Pakai Motor Listrik

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Selasa, 07 Jun 2022 20:50 WIB
Motor Listrik Gojek
Foto: Motor listrik Gojek. Dok. Gojek
Jakarta -

Beberapa driver ojek online (ojol) sudah ada yang menggunakan sepeda motor listrik. Driver Gojek memakai motor listrik dari Electrum. Disebutkan, pemesanan ojol menggunakan motor listrik meningkat.

Uji coba komersial penggunaan sepeda motor listrik Electrum untuk Gojek sudah diluncurkan kurang dari lima bulan yang lalu. Pemesanan layanan GoRide Electric mengalami kenaikan hingga dua kali lipat.

Bahkan, pendapatan driver ojol yang pakai motor listrik mengalami kenaikan. Sejalan dengan permintaan yang tinggi, lebih dari 70% driver Gojek yang bergabung dalam uji coba komersial mengalami peningkatan pendapatan bersih hingga Rp 46.000 per hari.

Electrum yang merupakan perusahaan patungan Gojek dan TBS Energi Utama ini juga mencapai target jarak tempuh satu juta kilometer hanya dalam jangka waktu 3 bulan.

Angka 1 juta kilometer tersebut merupakan jarak yang telah ditempuh secara kumulatif oleh ratusan mitra driver pengendara motor listrik di Jakarta selama masa uji coba komersial pada ragam layanan aplikasi Gojek. Adapun motor listrik itu digunakan untuk layanan antar penumpang (GoRide Electric), layanan pesan antar makanan (GoFood), dan layanan pengiriman barang (GoSend).

"Kami sangat antusias melihat pencapaian yang cukup memuaskan dari uji coba komersial penggunaan motor listrik yang sedang berlangsung. Target jarak tempuh 1 juta kilometer sebelumnya kami tetapkan untuk tercapai pada akhir tahun 2022. Berkat dukungan dan antusiasme masyarakat, target ini dapat terwujud hanya dalam waktu tiga bulan," kata Pandu Sjahrir selaku Direktur Utama Electrum.

Kevin Aluqi, Co-Founder dan CEO Gojek mengatakan, penggunaan motor listrik tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tapi juga penghematan biaya operasional harian driver Gojek.

"Selain peningkatan jumlah order, mitra Gojek yang menggunakan motor listrik dari Electrum dapat menghemat biaya operasional hingga Rp 700.000 per bulan. Hal tersebut dapat dicapai di antaranya karena adanya penghematan pembelian bahan bakar minyak (BBM), penggantian oli dan aki yang tidak perlu lagi dilakukan, serta layanan tersedianya perawatan rutin yang disediakan secara gratis oleh Gogoro bagi motor listrik Electrum yang diproduksi oleh Gogoro," ucap Kevin.

CEO GoTo Group, Andre Sulistyo menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk menuju zero emission. Pada 2030, 100% armadanya ditargetkan beralih ke kendaraan listrik

"Hal ini juga sejalan dengan salah satu isu prioritas yang dibawa Pemerintah Indonesia dalam Presidensi G20 terkait transisi energi yang berkelanjutan, yaitu percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik," sebut Andre.



Simak Video "Pemerintah Beri Subsidi Harga Motor Listrik, Siapa yang Untung?"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT