Motor Buatan Indonesia Laris Manis di Luar Negeri

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 17 Jan 2022 13:28 WIB
Melihat Perakitan Motor Honda di Sunter

Para finalis Astra Honda Motor Best Student (AHMBS) diajak berkeliling ke pabrik AHM di Sunter, Jakarta Utara. Mereka melihat-lihat proses perakitan motor di pabrik tersebut.
Motor buatan Indonesia laris di luar negeri. Foto: Pool/AHM
Jakarta -

Motor-motor buatan Indonesia laris manis di luar negeri. Ratusan ribu unit sepeda motor buatan Indonesia diekspor ke berbagai negara di dunia.

Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) mencatat, selama Januari sampai Desember 2021 total motor buatan Indonesia yang diekspor dalam bentuk utuh atau CBU sebanyak 803.931 unit. Jumlah ini meningkat 14,8% dibandingkan dengan angka ekspor CBU pada periode yang sama tahun 2020 yang berjumlah 700.392 unit.

PT Astra Honda Motor (AHM) melaporkan, selama 2021 motor Honda buatan Indonesia yang diekspor tercatat sebanyak 392.829 unit . Angka ini meningkat 36,1% dibandingkan ekspor CBU tahun 2020 yang berjumlah 288.543 unit.



AHM menyumbang 49% terhadap total ekspor AISI. Kontribusi ini meningkat dibandingkan tahun 2020 yang tercatat 35,9%.

Berdasarkan segmentasi produk yang dikirimkan AHM ke pasar global, segmen skutik menjadi penyumbang terbesar dari keseluruhan ekspor AHM dengan kontribusi mencapai 92%. Tercatat sebanyak 363.000 unit skutik Honda telah dieskpor pada tahun lalu.

Honda Vario 125 dan Vario 150 menjadi penyumbang ekspor terbanyak Honda. Kedua skutik andalan Honda itu dikirim ke luar negeri sebanyak 299.616 unit. Selain itu, Honda PCX 160 yang baru diluncurkan pada awal tahun lalu juga digemari oleh konsumen global dengan total ekspor mencapai 29.840 unit.

Segmen motor sport Honda juga berkontribusi cukup signifikan dengan total ekspor sebesar 28.326 unit sepanjang tahun 2021, meningkat sebesar 117%. Honda CRF150 dan CBR150 buatan Indonesia menjadi model yang paling diminati masyarakat global dengan total pesanan mencapai 25.552 unit. Sementara itu pada segmen bebek, AHM mengekspor sebanyak 1.503 unit di tahun lalu.



General Manager Overseas Business Division AHM Kurniawati Slamet mengatakan AHM berbagai upaya terus dilakukan oleh AHM untuk mengirimkan motor rakitan anak bangsa ke luar negeri dengan memperluas negara tujuan ekspor dan juga memperbesar volume melalui tambahan model sepeda motor Honda yang diekspor.

"Pencapaian ekspor AHM sepanjang tahun 2021 semakin membuktikan bahwa kualitas sepeda motor produksi anak bangsa memiliki daya saing yang tinggi dan semakin diminati oleh pengguna sepeda motor di pasar luar negeri. Peningkatan ekspor sepeda motor Honda ini juga semakin meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap perekonomian Indonesia. Semoga tren positif ini dapat terus berlanjut di tahun ini dan tahun-tahun berikutnya" ujar Kurniawati.

Selain mengekspor sepeda motor dalam bentuk utuh (CBU), AHM juga mengirimkan sepeda motor secara terurai atauCompletely Knock Down(CKD). Tahun lalu Honda mengekspor motor dalam bentuk CKD sebanyak 489.140 set atau meningkat sebesar 26% dibandingkan dengan tahun 2020 yang berjumlah 387.660 set. Negara tujuan ekspor AHM baik secara CBU maupun CKD meliputi Filipina, Bangladesh, Thailand, Malaysia, Vietnam, Jepang, Kamboja, hingga Brazil.



Simak Video "Meski Trennya Kurang Bersinar, Honda 'Segarkan' Supra X 125"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)