Tahun 2030, Gojek 'Setrum' Semua Mobil dan Motor

Tim detikcom - detikOto
Jumat, 07 Mei 2021 10:14 WIB
Gojek gunakan PCX Listrik
Gojek gunakan PCX Listrik. Foto: dok. Instagram Gojek.
Jakarta -

Gojek turut berkomitmen dalam penggunaan kendaraan listrik. Dilaporkan, pada 2030 Gojek akan menggunakan armada mobil dan motor listrik dalam strategi keberlanjutan.

Gojek bertujuan untuk mencapai nol emisi, nol limbah, dan nol hambatan sosial-ekonomi pada akhir dekade ini. Hal itu disampaikan oleh salah satu pendiri dan co-CEO Gojek Kevin Aluwi kepada CNBC.

Rencananya, Gojek akan berinvestasi dalam serangkaian program percontohan kendaraan listrik di seluruh Asia Tenggara. Perusahaan ride-hailing asal Indonesia tersebut juga berencana meluncurkan fitur penyeimbangan karbon dalam aplikasi. Namun Aluwi mengatakan rencana tersebut membutuhkan dukungan eksternal.

Gojek telah melihat minat yang kuat dari produsen baterai, penyedia nikel, dan pihak berwenang Indonesia yang ingin membantu peralihan ke energi hijau.

"Indonesia adalah salah satu negara transportasi berbasis sepeda motor terbesar, jadi ada banyak sekali minat seputar ini dari semua jenis pihak dan kami melihat diri kami sebagai fasilitator utama dalam mewujudkannya," kata Aluwi dikutip CNBC.

Gojek gunakan PCX ListrikGojek gunakan PCX Listrik Foto: dok. Instagram Gojek

Sementara itu, sejak 2019 Gojek telah menggunakan motor listrik Honda PCX, yang merupakan buah kerja sama dengan Astra. Menurut pihak PT Astra Honda Motor (AHM) ada beberapa unit Honda PCX listrik yang dikirim ke Gojek untuk uji coba.

Para mitra roda dua Gojek menggunakan PCX listrik untuk mengantar para penumpang. Hal ini dilakukan Gojek dalam rangka menjajaki efektivitas penggunaan motor listrik sebagai layanan transportasi masyarakat.

Motor listrik Honda PCX Electric yang digunakan Gojek sejak 2019 itu bisa melaju sejauh 69 km jika dikendarai pada kecepatan konstan 40 km/jam. Sementara jika digeber 60 km/jam, PCX listrik hanya bisa menempuh jarak 41 km/jam. PCX listrik menggunakan dua baterai lithium-ion masing-masing 50,4V dengan densitas tinggi yang dipasang secara serial. Konstruksi motor listrik menggunakan struktur Interior Permanent Magnet (IPM) demi mendapatkan efisiensi energi dan performance motor listrik yang optimal.



Simak Video "Gojek Dapat Suntikan Rp 4,3 T dari Telkomsel, Bakal Dipakai Buat Apa?"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)