Jumat, 15 Mei 2020 10:58 WIB

Setelah Harley, Giliran Honda Gold Wing yang Kebagian Fitur Android Auto

Luthfi Anshori - detikOto
Gadis Honda di GIIAS 2018 sanggup bikin para cowok gagal fokus. Para gadis ini berpose diantara moge baru berbasis Gold Wing model 2018. Honda Gold Wing akan memiliki fitur Android Auto (Foto: Ari Saputra/detikOto)
Jakarta -

Android Auto jadi fitur yang sangat dibutuhkan di era digital. Fitur ini bisa mengintegrasikan gadget pengendara dengan sistem entertainment di kendaraan.

Jika sebelumnya Android Auto hanya bisa ditemukan pada mobil, kini fitur tersebut merambah sepeda motor. Setelah Harley-Davidson, fitur Android Auto dikonfirmasi bakal hadir di moge penjelajah Jepang, Honda Gold Wing.

Harley-Davidson mendapatkan perangkat lunak ini mulai Maret kemarin. Sementara Honda Gold Wing baru akan mendapatkan fitur modern itu pada Juni mendatang melalui update perangkat lunak. Selain Android Auto, Gold Wing juga disebut akan mendapatkan fitur Apple CarPlay.

Honda Gold Wing sendiri memiliki display sebesar 7 inchi yang dapat berubah otomatis kecerahannya sesuai kondisi cahaya. Pengendara Gold Wing dapat menyesuaikan display dengan 8 tingkat kecerahan.

Android AutoAndroid Auto Foto: Asphalt and Rubber

Sebagai informasi, perlu waktu hingga 5 tahun lamanya bagi sepeda motor untuk mendapatkan perangkat lunak Android Auto, sejak pertama kali fitur ini diperkenalkan.

Android Auto memungkinkan pengendara dengan smartphone berbasis sistem operasi Android untuk mengoperasikan fitur musik, panggilan telepon, dan pengiriman pesan, melalui panel layar yang ada di dasbor kendaraan mereka.

Berita ini tentunya menjadi kabar baik bagi industri sepeda motor. Sebab tak seperti industri mobil, industri sepeda motor cenderung tertinggal soal adopsi fitur dan teknologi terkini.

Honda Gold Wing di IIMS 2019.Honda Gold Wing.(Foto: Pradita Utama)

Diaplikasikannya fitur Android Auto dan Apple CarPlay pada Harley-Davidson dan Honda Gold Wing juga menjadi bukti bahwa Apple dan Google masih sedikit memikirkan pengembangan teknologi perangkat lunak untuk kendaraan roda dua.

Industri sepeda motor memang agak terlambat mengadopsi fitur tersebut, karena volume produksi dan penjualan sepeda motor yang relatif rendah dibandingkan dengan jumlah mobil yang diproduksi dan dijual setiap tahun.



Simak Video "Rugi US$ 6,2 Miliar, Nissan Tutup Pabriknya di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com