Senin, 24 Feb 2020 09:34 WIB

Motor Mau Dibatasi di Jalan Raya, Setuju Enggak?

Doni Wahyudi - detikOto
macet Kesemerawutan jalanan bisa diatasi kalau motor dibatasi? (Fotografer: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, Nurhayati Monoarfa, melontarkan ide untuk membatasi ruang gerak sepeda motor di jalan raya. Setuju enggak, nih?

"Itu mungkin yang harus kita atur kendaraan roda dua ini. Di area mana saja kah yang boleh roda dua untuk melintas. Yang pasti, jika berkaca dari jalan nasional di seluruh dunia, tidak ada roda dua melintas. Di manapun, di seluruh dunia kecuali di atas 250 cc," papar Nurhayati seperti dikutip dari laman Dpr.go.id, Minggu (23/2/2020).

Nurhayati mengungkapkan usulan itu saat memimpin Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) , di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2/2020). RDPU itu digelar bersama pakar guna membahas masukan Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Revisi Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), dan RUU Revisi UU Nomor 38 Tahun 2004 Tentang Jalan.



Menurut Nurhayati, jalanan nasional di negara lain, misalnya China, juga dibatasi penggunaan sepeda motornya. Hanya motor dengan kapasitas mesin minimal 250cc yang boleh melintas di jalan nasional.

Meski mewacanakan pembatasan ruang gerak sepeda motor di jalanan, Nurhayati juga mengaku kalau aturan tersebut nantinya akan serta-merta melarang motor berada di jalan raya. Semua akan dilihat berdasarkan kondisi wilayah masing-masing.

"Tidak adanya roda dua pun akan menyulitkan masyarakat luas. Di tempat-tempat seperti Jakarta, mungkin tidak menjadi masalah karena kendaraan umumnya sudah baik seperti adanya MRT dan lain-lain. Tetapi, di daerah-daerah lain itu mungkin agak kesulitan kalau kendaraan roda dua tidak diakomodir. Tetapi, area di mana kendaraan roda dua bisa melintas mungkin itu yang bisa kita atur," pungkas Nurhayati.



Perlukan kebijakan pembatasan motor ini diberlakukan? Benarkah akan membantu mengatasi kesemerawutan di jalan?

Ikuti polling detikOto dengan cara pilih setuju atau tidak setuju dengan rencana tersebut. Jangan lupa, berikan alasannya pada kolom komentar.



Simak Video "Tertangkap Basah Curi Motor, Pelaku Nyaris Tewas Dihajar Warga"
[Gambas:Video 20detik]
(din/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com