Senin, 24 Feb 2020 06:44 WIB

Cara Aman Beli Motor Bekas Lewat Online, Jangan Tertipu Harga Murah!

Luthfi Anshori - detikOto
Motor bekas di Showroom motor Cimanggis, Depok Motor bekas kini juga dijual secara online.Foto: Ridwan Arifin
Jakarta -

Seiring berkembanganya era digitalisasi, proses jual beli pun sekarang semakin mudah. Tak terkecuali barang bernilai tinggi seperti motor. Jika dulu motor bekas hanya dijual di showroom, sekarang motor bekas juga dijajakan melalui platform media sosial dan situs e-commerce.

Nah bagi Anda yang tertarik membeli motor bekas melalui platform online, wajib hati-hati. Sebab cukup banyak pelaku penipuan berkedok jual beli motor bekas yang memanfaatkan kecanggihan internet dan calon pembeli yang masih awam.

Dijelaskan Kepala Marketing Antara Motor, Dwi Aryanto, ada empat cara aman membeli motor bekas secara online.

Pertama, adalah memahami lebih dahulu harga pasaran motor bekas yang diincar. Caranya bisa dengan melakukan survei kecil-kecilan di situs jual beli online atau bertanya ke forum jual beli motor bekas di media sosial.

"Intinya jangan tergiur tawaran harga di bawah standar. Contoh Honda BeAT 2019 harga pasarannya masih di angka Rp 12,5 juta, Rp 12,7 juta, sampai Rp 13,5 juta. Misalnya ada yang menawarkan di harga Rp 8 juta Rp 7 juta. Itu jangan tergiur. Itu biasanya kedok penipuan atau unitnya memang tidak bagus," kata Dwi, ditemui detikcom, di Pasar Rebo, Jakarta Timur, belum lama ini.

Setelah mengetahui kisaran harga motor bekas yang diinginkan, cara selanjutnya adalah dengan mencari tahu identitas dan riwayat si penjual.

Ilustrasi showroom motor bekasIlustrasi showroom motor bekas Foto: Luthfi Ansori/detikOto

"Lihatlah rating dari diler atau pelapak tersebut. Kalau jualannya di OLX, bisa lihat sudah berapa lama dia jualan motor. Kemudian bisa dilihat juga indikator bintangnya. Karena kepuasan pelanggan bisa terlihat dari situ," jelas Dwi.

Cara ketiga yakni dengan mencari referensi dari teman-teman terdekat yang pernah membeli motor secara online. Dengan cara ini, konsumen bisa mengetahui lebih pasti rekam jejak si penjual motor bekas dan kualitas motor yang dijajakannya.

"Cara keempat lihat kondisinya seperti apa. Jadi observasi langsung ke lapangan. Dicek, sesuai deskripsi di iklan nggak," lanjut Dwi.

Intinya, kendati membeli melalui skema online, pengecekan langsung terhadap unit motor wajib dilakukan. Jadi jangan sekali-kali men-transfer uang pembelian sebelum mengecek kondisi motornya ya, detikers.



Simak Video "Bamsoet: Tanpa Prank M Nuh, Motor Listrik Jokowi Tak Seharga 2,5 Miliar"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com