Leasing Tak Bisa Tarik Kendaraan Sembarangan, Ini Komentar Yamaha

Rizki Pratama - detikOto
Minggu, 19 Jan 2020 13:16 WIB
Foto: Aris Ginanjar
Jakarta - Mahkamah Konstitusi telah memutuskan bahwa perusahaan leasing tidak boleh sembarangan menarik atau menyita kendaraan dari konsumen yang nunggak bayar cicilan. Leasing harus meminta permohonan eksekusi penarikan kendaraan kepada pengadilan negeri.

Dari sisi pemegang merek yang berjualan kendaraan hal ini tidak memberikan dampak banyak. Yamaha mengatakan bahwa orang-orang tidak ada yang beli motor tapi tidak mau bayar.



"Itu nanya ke leasing aja lah. Memang tujuan orang beli motor nggak bayar? Kan nggak," tanggap Manager Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Anton Widiantoro di Yamaha Customaxi & Heritage Built, di Bekasi (18/1/2020).

Anton sendiri tak mau berkomentar lebih lanjut terkait putusan itu. Menurutnya keputusan ini tidak banyak pengaruh pada pemegang merek melainkan lebih berdampak pada perusahaan leasing sendiri.

"Kalau soal keputusan MK itu ke lasing aja, mereka yang lebih merasakan dampaknya," tambahnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Tok! MK Larang Leasing Tarik Kendaraan Sepihak"
[Gambas:Video 20detik]