Jumat, 17 Jan 2020 10:11 WIB

Tanpa Infrastruktur, Motor Listrik Tetap Bisa Jalan Kok

Rizki Pratama - detikOto
Foto: Rizki Pratama
Jakarta - Perdebatan antara produk kendaraan listrik, regulasi dan infrastruktur tidak pernah ada habisnya. Pemegang modal dan kepentingan saling menunggu mana yang lebih dulu difokuskan antara populasi produk atau jaringan infrastruktur.

Padahal sebenarnya bagi para pengguna yang sudah memakai kendaraan listrik, infrastruktur seperti fasilitas pengecasan umum bukanlah masalah. Setidaknya hal itu diutarakan oleh Komunitas Sepeda/Motor Listrik Indonesia (Kosmik).



"Kendaraan listrik roda dua sebetulnya kita nggak butuh infrastruktur kok. Kita ngecas di rumah nggak ada masalah. Jadi pemerintah ribut masalah infrastruktur, Kita dari 2007 penghobi motor listrik kita nggak pernah ribut infrastruktur. Nggak masalah besar," ujar anggota aktif Kosmik, Hendro saat ditemui di pameran modifikasi motor listrik PLN di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Motor listrik. Motor listrik. Foto: Rizki Pratama


Hal itu juga yang ingin dikatakan Hendro kepada para konsumen motor Indonesia. Melalui forum komunitasnya, pihaknya selalu mengedukasi bagaimana mudahnya menggunakan dan memiliki motor listrik, terutama masalah perawatannya.


Tanpa Infrastruktur, Motor Listrik Tetap Bisa Jalan KokFoto: Rizki Pratama


"Kita makanya di komunitas kita mengajak orang untuk mendalami teknologinya kita banyak di forum komunitas memang edukasi bahwa kendaraan listrik itu gampang simple bebas perawatan," tambahnya.

Ia pun juga menyampaikan pola pikir tentang harga motor listrik mahal. Secara produk memang ia akui harganya mahal. Namun dalam jangka panjang penggunaan motor listrik lebih ekonomis dibanding motor konvensional.

"Kendaraan listrik dibilang mahal bener secara bayar belinya. Tapi kita harus berhitung investasinya jangka panjang karena ketika kita beli kendaraan listrik, baterai itu umurnya 1.000 cycle. Satu cycle itu satu kali charging sekali pakai. Berarti bisa sampai 1.000 hari sekitar tiga tahun. Berarti selama tiga tahun bebas pengeluaran (untuk perawatan motor)," pungkas Hendro.

Simak Video "Uniknya Motor Listrik, Surabaya"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com