Selasa, 14 Jan 2020 21:15 WIB

Royal Enfield Suntik Mati Dua Model Motornya

Rizki Pratama - detikOto
Royal Enfield 500 berhenti produksi Foto: Pool (Rideapart) Royal Enfield 500 berhenti produksi Foto: Pool (Rideapart)
Jakarta - Akhir 2019 lalu beredar kabar Royal Enfield akan menghentikan produksi model 500-nya. Kabar tersebut telah menjadi kenyataan setelah beberapa sumber informasi media di India telah mengkonfirmasinya pada Royal Enfield.

Suntik mati ini dikatakan media setempat dilakukan Royal Enfield tanpa pengumuman resmi. Royal Enfield menghapus Bullet, Thunderbird dan Thunderbird X 500 dari tawaran lini produk penjualannya di India. Classic 500 juga diprediksi akan menyusul ajalnya.



Segmen 500 itu tampaknya tidak memberikan pengaruh besar terhadap roda perputaran finansial Royal Enfield. Segmen itu berada di tengah dua model yang lebih meyakinkan yaitu seri 350 dan 650.

Faktanya, tahun model 350 telah mendorong penjualan mereka di India sedangkan Continental GT dan Interceptor 650 telah memimpin penjualan di luar negeri sejak diperkenalkan pada tahun 2018.

Masalah lain yang menyebabkan performa penjualan model 500 tak menarik adalah karena mengusung model yang sama dengan model 350. Sementara itu untuk menjadi pengisi segmen di bawah model 650, model 500 berada sangat jauh di bawahnya dari harapan konsumen.



Belum lagi 350 mengalami banyak perubahan yang membuat motor ini semakin menarik. Bahkan baru saja ada Royal Enfield Classic 350 telah dibekali injeksi pada dapur pacunya.

Jaringan penjualan Royal Enfield setempat mengatakan bahwa model 500 akan tetap tersedia hingga 31 Maret atau sampai semua unit terjual. Sedangkan Himalaya yang baru disegarkan untuk tahun 2020 untuk saat ini masih aman.

Simak Video "Tawuran Geng Motor di Cirebon Tewaskan Dua Pemuda"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com