Salah satu diler resmi Harley-Davidson di Indonesia, tak ingin mengomentari terkait kehadiran motor bodong tersebut.
"No comment mas, ini di luar penjualan diler resmi HD (Harley-Davidson)," ujar Dealer Principal Anak Elang Harley-Davidson of Jakarta, Sahat Manalu kepada detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau nggak ada suratnya ya nggak bisa (masuk ke bengkel resmi)," kata Sahat.
Seperti yang diketahui, diler resmi bukan cuma bertugas servis, namun juga menangani soal purna jual yang lain seperti garansi dan pembelian suku cadang. Hal demikian tentu sulit didapat oleh pemilik motor bodong.
Motor Harley-Davidson yang diangkut ke Indonesia dari Prancis itu telah menyebabkan Menteri BUMN Erick Thohir memecat Direktur Utama Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra atau Ari Ashkara.
Halaman 2 dari 1
(riar/ddn)













































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes