Jumat, 22 Nov 2019 12:38 WIB

Motor di Indonesia Disarankan Wajib Pakai ABS

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Rem ABS. Foto: dok detikOto
Jakarta - Sepeda motor di Indonesia jumlahnya cukup banyak. Karena terjangkau dan mudah dikendarai hingga lebih fleksibel, masyarakat Indonesia banyak yang lebih memilih sepeda motor.

Namun, sepeda motor rentan mengalami kecelakaan. Faktanya, kecelakaan yang melibatkan sepeda motor di Indonesia masih terbilang tinggi.

Untuk menekan angka kecelakaan yang melibatkan sepeda motor, ada teknologi bernama anti-lock braking system (ABS). ABS berfungsi agar roda tidak mengunci saat pengereman keras sehingga motor masih bisa dikendalikan. Fitur ini sangat bermanfaat apalagi di jalanan licin saat hujan.


Motor di Indonesia Disarankan Wajib Pakai ABSFoto: Dadan Kuswaraharja


Global New Car Assesment Program (Global NCAP) menyarankan Indonesia untuk mewajibkan penggunaan ABS pada sepeda motor. Hal itu disampaikan dalam kampanye #StopTheCrash yang diadakan di Garuda Wisnu Kencana Cultural Park di Bali.



Kampanye ini diadakan untuk mengurangi kecelakaan demi mendukung tujuan global Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Dekade Aksi untuk Keselamatan Jalan. Dengan dukungan ASEAN NCAP dan Institut Riset Keselamatan Jalan Malaysia (MIROS), acara #StopTheCrash Partnership memiliki fokus khusus pada manfaat menyelamatkan hidup dari fitur-fitur kendaraan seperti Electronic Stability Control (ESC), Autonomous Emergency Braking (AEB), Anti-lock Braking Systems (ABS) untuk sepeda motor serta fitur Blind Spot Detection (BSD).

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com