Minggu, 15 Sep 2019 18:05 WIB

Masih Perlukah SIM C Khusus Moge?

Rizki Pratama - detikOto
Bikers Moge Honda Berlatih Safety Riding. Foto: Dok. Wahana Makmur Sejati Bikers Moge Honda Berlatih Safety Riding. Foto: Dok. Wahana Makmur Sejati
Jakarta - Sering kali kecelakaan motor gede (moge) mengakibatkan dampak yang berbahaya bagi pengendara serta sekitarnya. Risiko ini muncul dari performa buas serta bobot moge yang sangat berat.

Berdasarkan hal itu muncul tanggung jawab besar pula pada pemilik dan pengendara bagaimana ia menggunakannya. Sayangnya beberapa orang yang memiliki kemampuan untuk membeli motor mahal ini tak semuanya diiringi dengan kemampuan berkendara yang baik.

Untuk menyaring pengguna moge yang kompeten pun sebenarnya sempat ada wacana untuk menerbitkan Surat Izin Mengemudi (SIM) C khusus untuk moge, namun belum terwujud sampai saat ini. Menurut Head of Safety Riding Wahana Honda, Agus Sani, SIM C moge ini perlu diadakan.



"Sebenarnya butuh kalau menurut saya karena di jalan raya tidak semua orang bisa naik motor kadang ada orang yang punya uang beli motor lebih besar efeknya membahayakan pengendara lain," katanya.

Ia menambahkan memang tidak ada larangan membeli moge selama memiliki uang. Tapi larangan mengendarainya jika tak memenuhi syarat perlu ditegakkan.



"Ketika dia punya uang dan belum layak harusnya SIM dia tidak diterbitkan supaya pengendara lain juga jadi nggak bahaya," kata Agus.

Agus yakin penerapan SIM C khusus moge dapat meminimalisir korban kecelakaan yang disebabkan oleh pengendara moge yang awam.

"SIM C moge bisa minimalisir kecelakaan moge asal penerbitan SIM-nya ketat," pungkasnya.

Simak Video "Keren! Ustaz Abdul Somad Naik Moge"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com