Minggu, 04 Agu 2019 19:06 WIB

Ojek Online Tidak Perlu Shelter Kalau Driver-nya Tertib Lalu Lintas

Luthfi Anshori - detikOto
Shelter Ojol Foto: Andhika Akbarayansyah Shelter Ojol Foto: Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Pengemudi ojek online kerap menjadi penyebab utama kemacetan di titik-titik tertentu. Sebabnya, pengemudi ojek online harus menunggu penumpang di bahu jalan saat jam-jam pulang kantor atau pulang sekolah. Maka itu, muncul wacana membuatkan shelter ojol untuk tempat menunggu penumpang.

Menanggapi wacana tersebut, vlogger otomotif, Aishah Gray, memandang shelter khusus untuk para driver ojol, sebenarnya tidak perlu dibuat jika saja mereka tertib berlalu lintas dan paham dengan rambu-rambu di jalan.

"Sebenarnya kan ojek online itu diciptakan untuk mobile, di mana pun dia harus siap sedia. Jadi aku rasa itu kembali lagi ke kesadaran driver-nya. Jadi mau ojek online, mau ojek biasa. Intinya kembali ke kesadaran mereka," kata Aishah, di Pancoran, Jakarta, Minggu (4/8/2019).

Aishah GrayAishah Gray Foto: Luthfi Anshori


Aishah juga kurang setuju jika ojek online memiliki shelter khusus, sebab itu bakal menghilangkan makna ojek online sebagai sistem transportasi berbasis aplikasi.

"Esensi online-nya berkurang jadinya. Dan kalau dibikin shelter, nanti juga harus bikin banyak, dong. Dan ini saya rasa, nggak bisa kalau pihak aplikator yang bikin sendiri. Jadi kalau mau bikin shelter, bisa kerja sama dengan mall atau sekolah untuk memfasilitasi shelter itu," pungkas perempuan yang juga menjadi host Mancing Mania ini.

Perlu diketahui, pihak aplikator seperti Gojek sendiri, sebenarnya sudah berupaya mengarahkan kepada driver mitra pengemudi untuk berhenti di tempat yang telah ditentukan.

"Gojek secara proaktif telah mengembangkan fitur di aplikasi yang memungkinkan driver dan pengguna untuk saling bertemu dengan mudah. Yakni dengan menyediakan informasi titik penjemputan yang disertai dengan petunjuk lokasinya. Untuk saat ini di tempat keramaian, Gojek juga sudah memiliki shelter dan pickup points yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna," ujar Vice President Corporate Communication Gojek, Michael Reza Say saat dihubungi detikcom.

Simak Video "Bye-bye Diskon Ojek Online"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed