Minggu, 14 Jul 2019 16:13 WIB

Yamaha Mio S Bisa Tempuh 70 Km dengan 1 Liter BBM, Percaya?

Muhammad Idris - detikOto
Foto: dok. Yamaha Indonesia Foto: dok. Yamaha Indonesia
Binjai - Teknologi teranyar Blue Core pada sepeda motor Yamaha dianggap bisa membuat konsumsi bahan bakar menjadi jauh lebih irit. Di gelaran Blue Core Yamaha Motor Show (BYMS) 2019 di Lapangan Merdeka, Kota Binjai, ratusan warga menyaksikan demo irit BBM menggunakan motor Yamaha Mio S.

Technical Demo Irit BYMS Binjai, Arif Budiono, mengatakan motor skutik Yamaha Mio pernah diuji coba di jalanan sejumlah kabupaten di Aceh. Di jalanan Kabupaten Aceh Utara yang konturnya relatif tak berbukit, satu liter bisa dihabiskan untuk menempuh jarak 70 km.

"Asal tarikan gasnya stabil dan konstan. Di Aceh Utara jalanannya mulus dan datar bisa sampai 70 km (per 1 liter). Sementara kita coba di jalanan Aceh Barat, menuju Meulaboh yang jalannya naik turun berbukit, kita dapat 53 km. Kita coba Medan ke Brastagi juga dapat 53 km," ungkap Arif.

Menurutnya, jika di rata-rata, skutik yang sudah berteknologi Blue Core bisa menempuh setidaknya 60 km untuk setiap 1 liter BBM. Selain medan, perilaku berkendara jadi faktor utama dalam konsumsi bahan bakar.

"Jadi untuk bisa sangat irit, selain stabil atau eco riding, kecepatan kendaraan dijaga di 40-60 km/jam. Karena kalau di bawah atau di atas itu, tarikannya agak berat sehingga butuh banyak tenaga. Selain itu cuaca juga pengaruh, kalau panas, ada penguapan bahan bakar," pungkas Arif.


Dalam teknologi Blue Core, ada beberapa yang berubah di ruang bakar yang dioptimalkan dengan cara mengganti tipe ruangnya dari pen floor yang mirip atap rumah menjadi hemispherical (combustion chamber) atau setengah lingkaran

Perubahan lainnya, yakni bahan logam pembentuk silinder beralih menjadi alumninium atau yang dikenal dengan teknologi forged piston dan diasil. Teknologi sebenarnya mengadopsi mesin yang dipakai pada motor balap Yamaha, kemudian diterapkan pada motor-motor baru Yamaha saat ini.

Aluminium yang lebih ringan pada silinder, juga membuat pelepasan panas jadi lebih baik. Apalagi motor Yamaha saat ini sudah menggunakan sistem injeksi. Perubahan pada piston dan silinder ini juga membuat gesekan antar mesin jauh berkurang.

Pada sistem pendingin mesin, pabrikan berlogo garpu tala ini bahkan membuat motor berteknologi Blue Core memiliki kipas pendingin lebih besar, kemudian sirip-sirip pendingin dibuat lebih tipis namun jumlahnya lebih banyak sehingga pelepasan panas bisa lebih optimal. Yamaha menyematkan teknologi oil jet piston fuel, dimana ada jalur khusus minyak pelumas di bagian bawah piston yang bisa menyemprot ke atas.

(ega/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed