Minggu, 14 Jul 2019 09:51 WIB

Alat Keselamatan saat Naik Motor Itu Helm, Bukan Peci dan Serban

Rizki Pratama - detikOto
Ilustrasi tak memakai helm. Foto: Rifkianto Nugroho Ilustrasi tak memakai helm. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Tidak menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor jelas-jelas melanggar aturan lalu lintas dan membahayakan keselamatan jiwa. Namun beberapa orang yang menggunakan atribut keagamaan seperti peci atau serban seringkali tidak menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor dengan dalih agama.

Serban atau peci yang hanya berbahan kain jelas sekali tak mampu meredam benturan yang diterima kepala saat terjadi kecelakaan. Aturan pemerintah pun diharapkan dapat dipertegas agar hal ini tidak memakan korban.


"Aturan tambahan baiknya menyebutkan untuk tidak ada lagi pemakaian di luar perlengkapan standar atas nama keselamatan," ujar Instruktur Rifat Drive Labs, Andry Berlianto saat dihubungi detikcom.

Ia menegaskan atribut keagamaan yang digunakan saat mengendarai sepeda motor memiliki fungsi yang berbeda. Material penutup kepala tersebut bukanlah bahan yang mampu melindungi kepala.

"Peci atau Serban tidak punya kualitas bahan yang mampu melindungi kepala dari benturan. Jadi idealnya saat berkendara penggunaan helm adalah yang utama," tambahnya.

Perdebatan mengenai hal ini baru-baru ini juga terjadi di Jerman saat penganut Sikh yang mengatakan dirinya tak bisa menggunakan helm karena memakai serban.


Salah satu pengadilan tinggi di Jerman telah menegaskan penganut Sikhisme yang biasa menggunakan serban di kepalanya tidak mendapatkan keringanan hukuman jika tak menggunakan helm saat mengendarai motor.

"Orang menggunakan serban Sikh atas dasar kebutuhan agama tidak bisa menjadi alasan untuk tidak menggunakan helm," ujar Hakim Ketua Federal Administrative Court Leipzig, Renatte Phillip seperti dikutip dari Rideapart.

Simak Video "Begini Fakta Kondisi Pemotor yang Pakai Helm Pisang"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com