Namun bukan berarti motor karburator hilang peminatnya. Teknologi yang mengandalkan sistem mekanis ini tetap ada yang menyukai, dan diklaim lebih mudah perawatan dibanding injeksi yang mengandalkan komputerisasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karburator. Foto: Luthfi Anshori |
"Tinggal otak-atik di bagian pilot jet dan main jet, pemilik motor bisa pilih apakah ingin motornya lebih boros bensin yang berarti performanya meningkat atau ingin hemat," kata Suwandi ditemui di event Parjo, Jakarta, Minggu (7//7/2019).
Baca juga: Plus-Minus Motor Karburator Vs Motor Injeksi |
Tidak hanya mudah dimodifikasi untuk tujuan mendongkrak performa motor, teknologi dari karburator juga cenderung lebih gampang soal perawatan. Sebab komponen karburator lebih sederhana, hanya sekitar 10 sampai 11 komponen.
"Jadi secara umum merawat motor karburator itu lebih mudah. Pengendara motor yang hobi ngoprek pasti semuanya bisa kalau sekadar membersihkan," pungkasnya.
(lua/rgr)












































Karburator. Foto: Luthfi Anshori
Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun