ADVERTISEMENT
Senin, 08 Jul 2019 14:12 WIB

Sudah Zaman Injeksi, Motor Karbu Tidak Kehilangan Peminat

Luthfi Anshori - detikOto
Motor karburator vs motor injeksi. Foto: Luthfi Anshori Motor karburator vs motor injeksi. Foto: Luthfi Anshori
Jakarta - Saat ini hampir seluruh produsen motor di Indonesia sudah memproduksi motor berteknologi injeksi. Motor berpengabut bahan bakar karburator mulai ditinggalkan, karena tidak efisien dan dianggap ketinggalan zaman.

Namun bukan berarti motor karburator hilang peminatnya. Teknologi yang mengandalkan sistem mekanis ini tetap ada yang menyukai, dan diklaim lebih mudah perawatan dibanding injeksi yang mengandalkan komputerisasi.



Ditambahkan Suwandi dari Scarlet Racing, teknologi karburator cocok bagi bikers yang hobi mengotak-atik motornya untuk tujuan performa. Sebab, hanya dengan mengganti jenis atau merek karburator, tenaga motor bisa bertambah.

Karburator. Karburator. Foto: Luthfi Anshori


"Tinggal otak-atik di bagian pilot jet dan main jet, pemilik motor bisa pilih apakah ingin motornya lebih boros bensin yang berarti performanya meningkat atau ingin hemat," kata Suwandi ditemui di event Parjo, Jakarta, Minggu (7//7/2019).



Tidak hanya mudah dimodifikasi untuk tujuan mendongkrak performa motor, teknologi dari karburator juga cenderung lebih gampang soal perawatan. Sebab komponen karburator lebih sederhana, hanya sekitar 10 sampai 11 komponen.

"Jadi secara umum merawat motor karburator itu lebih mudah. Pengendara motor yang hobi ngoprek pasti semuanya bisa kalau sekadar membersihkan," pungkasnya.

Simak Video "Petualangan Terios 7 Wonders Menjelajah Surga Kolaka"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com