Kamis, 25 Apr 2019 09:57 WIB

Biar Murah, Skutik 125cc Bukan Tulang Punggung Vespa

Ridwan Arifin - detikOto
Vespa LX dan S 125cc. Foto: Rengga Sancaya Vespa LX dan S 125cc. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - PT Piaggio Indonesia saat ini memiliki salah satu line up untuk entry level di kelas 125 cc. Skutik 125cc dibanderol dengan harga lebih murah dibandingkan model lainnya.

Presiden Direktur PT Piaggio Indonesia Marco Nata La Diega mengatakan untuk kelas entry level lebih menyasar kepada anak muda yang ingin menjajal pertama kali menggunakan Vespa.


"Secara objektif kami ingin mereka bisa bergabung dengan keluarga kami. Untuk memulai mengendarai Vespa bisa dari LX, selanjutnya bisa upgrade ke 150, atau 300," ujar Marco di Jakarta, Rabu (24/04/2019).

LX dan S berkapasitas 125 cc sendiri saat ini diakui belum menjadi tulang punggung penjualan Vespa, namun untuk model Sprint dan Primavera lebih diminati.

"LX bukan backbone penjualan Vespa, backbone dari Vespa adalah Primavera dan Sprint, tapi untuk penjualan entry level cukup baik," ujar Marco.

Dibandingkan kompetitor barunya, skutik 125 cc memang LX dan S lebih murah dibandingkan Lambretta V125 Special. Mengutip harga dari laman Vespa.com LX 125 I-Get saat ini dibanderol Rp 32,5 Juta dan S 125 I-Get ditawarkan Rp 34 Juta. Marco sedikit mengungkapkan beberapa hal yang menjadi pertimbangan harga tersebut.


"Apakah saya harus menaikkan harga? produk kami di Vespa memiliki range sendiri. Entry, core, dan top. Entry adalah LX dan S, yang dibekali mesin 125 cc dengan teknologi I-Get tanpa kompromi lagi. Entry level karena ditujukan untuk para generasi muda, vespa dengan sedikit lebih simpel dan menggoda. Saya bisa katakan itu alasan masuknya harga di kelas entry level ," jelas Marco.


Tonton juga video Resmi Masuk Indonesia, Vespa Notte Dijual Terbatas:

[Gambas:Video 20detik]


Biar Murah, Skutik 125cc Bukan Tulang Punggung Vespa
(riar/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed