Merek moge ini akan dijual oleh Hobby Motor. Seperti diketahui, Hobby Motor merupakan importir spesialis motor hobi dan motor besar yang bermarkas di Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Dok. Zero Engineering |
detikers pernah mendengar nama Zero juga di industri otomotif roda dua? Sebelumnya memang ada Zero Motorcycles yang menjual motor listrik. Tapi, Zero Motorcycles dan Zero Engineering merupakan dua merek motor yang berbeda. Jika Zero Motorcycles menjual motor listrik, Zero Engineering lebih ke motor kustom berkubikasi besar.
Zero Engineering adalah moge kustom yang diproduksi massal. Motor ini merupakan hasil kreasi builder Jepang, Shinya Kimura yang sudah terkenal di industri motor kustom.
Baca juga: 4 Moge Baru BMW untuk Orang Kaya Indonesia |
Untuk diketahui, Shinya Kimura adalah builder Jepang dengan workshop Chabott Engineering yang menjadi rahim Zero Engineering. Zero Engineering dirikan di Okazaki, Jepang, pada 1992 dan terkenal dengan ciri khas Samurai Choppers.
Foto: Dok. Zero Engineering |
Pada 2002, Zero Engineering bekerjasama dengan Plot Incorporated dan memproduksi sepeda motor massal pertamanya. Konsepnya tetap motor custom hand made dengan frame rigid dan fork depan tipe springer.
Saat ini Zero Engineering memiliki beberapa moge, di antaranya adalah Type 5, Type 6, Type 9 Evo dan Type 9 Shovel. Moge-moge itu menggendong mesin aftermarket S&S. Mungkin mesin tersebut sudah tak asing lagi buat penggemar Harley-Davidson. (rgr/ddn)












































Foto: Dok. Zero Engineering
Foto: Dok. Zero Engineering
Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas