Pekerja Harley Tolak Perpanjang Kontrak, Produksi Bisa Terbengkalai

Pekerja Harley Tolak Perpanjang Kontrak, Produksi Bisa Terbengkalai

Rizki Pratama - detikOto
Kamis, 04 Apr 2019 10:18 WIB
Pekerja Harley Tolak Perpanjang Kontrak, Produksi Bisa Terbengkalai
Harley-Davidson. Foto: Luthfi Anshori
Wisconsin - Kontrak para pekerja Harley-Davidson telah berakhir pada hari Senin dan upaya perusahaan dalam menawarkan perpanjangan masa kerja mereka berujung pada jalan buntu. Para pekerja Harley-Davidson di pabriknya, Wisconsin, ditengarai para pekerja yang tidak sepakat dengan penawaran yang diberikan oleh merek moge dari Amerika Serikat tersebut.

Supaya tidak berakhir PHK tanpa kontrak lebih lanjut, para karyawan di pabrik tersebut telah melakukan protes mereka pada saat makan siang tanpa mengusik jam kerja. Beberapa pekerja mengeluh kepada media tentang kondisi mereka saat ini di pabrik tersebut.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut media WTMJ, seorang sumber anonim menyebutkan bahwa tidak ada rencana mogok kerja saat ini. Harley-Davidson masih memberikan tawaran perpanjang kontrak yang sama dengan sebelumnya. Masalah utama penolakan kontrak itu bukanlah mengenai uang, melainkan ada pembaruan perjanjian yang merugikan pekerja terkait masalah tertentu.

Faktor mulai tidak nyaman pekerja di pabrik Harley-Davidson bermula pada tahun lalu. Harley-Davidson mengumumkan akan menghentikan kegiatan dan menutup pabrik Kansas City - meskipun menjanjikan pabrik di Menomonee Falls tetap aktif.



Kondisi ini semakin diperkeruh dengan kebijakan pajak yang diterapkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pabrik baru Harley-Davidson di Thailand, menambah kekhawatiran pekerjanya terhadap keberlangsungan perusahaan tersebut tentang masa depan mereka di sana.

Harley-Davidson mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap penolakan kontrak baru yang telah mereka tawarkan. Kontrak baru itu menawarkan kenaikan gaji selama masa perjanjian lima tahun, bonus persetujuan, penambahan jaminan pensiun, namun tidak ada tawaran mengenai jaminan asuransi kesehatan pekerja.

Secara resmi kontrak Harley-Davidson telah berakhir dengan United Steelworkers yang sudah terjalin sejak tahun 2012 lalu. Tidak disebutkan poin rinci pertentangan antara serikat pekerja dan perusahaan serta bagian apa yang sedang dinegosiasikan, tetapi hingga hari ini, pekerja tidak memiliki kontrak serikat dengan majikan mereka. (rip/rgr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads