Namun dari segi model, Honda Revo dan Supra X 125 FI mirip-mirip dengan yang disuntik mati. Direktur Marketing PT Honda Astra Motor, Thomas Wijaya memastikan nasib kedua motor tersebut masih dikatakan aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Thomas menjelaskan pasar motor bebek memang tidak sebesar matik. Namun, sumbangsih angka penjualan dari motor bebek masih jadi pertimbangan untuk terus diproduksi.
"Kita terus melihat perkembangan konsumen. Pasar bebek masih di kisaran 6-7 persen, jadi kita melihat pasar itu masih tetap ada," ungkap Thomas.
AHM sendiri belum berencana untuk menyuntik mati motor bebek Supra X dan Revo. Thomas melihat Supra X dan Revo sudah memiliki tempat sendiri di masyarakat Indonesia.
"Rasanya kalau kita lihat modelnya itu abadi, di sisi lain ketangguhan dan keiritannya sudah teruji dari sejak awal 2000, jadi kita lihat konsumen sudah makin percaya dengan produk dan brand tersebut," ungkap Thomas.
Simak juga video 'Tunggangan Marquez di MotoGP Mejeng di Bandung':













































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Asal Usul Mobil Porsche Pakai Pelat Dinas Kemhan, Ngakunya dari Orang Tua