Kamis, 07 Feb 2019 11:56 WIB

Ngamuk Banting Motor karena Ditilang Ruginya Dobel Deh

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Foto: Dok. Istimewa Foto: Dok. Istimewa
Jakarta - Adi Saputra (20) mengamuk dengan membanting-banting motornya. Dia tidak terima ditilang polisi. Padahal, Adi ditilang karena kesalahannya sendiri.

Diberitakan detikNews, Adi ternyata melakukan sejumlah pelanggaran lalu lintas mulai dari tidak membawa SIM dan STNK hingga melawan arus. Peristiwa ini direkam dan viral di media sosial. Tampak emosi Adi meluap hingga membanting-banting motor dan merusak motornya.

"Ya awalnya dia melawan arus kemudian diberhentikan oleh petugas kemudian ditanya SIM nggak punya, STNK juga nggak punya, helm nggak bawa helm. Dia ditilang oleh anggota, dia marah-marah. Marah-marah nggak jelas gitu," kata Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin dikutip detikNews, Kamis (7/2/2019).

[Gambas:Video 20detik]




Polisi kemudian menyita motor Adi sebagai barang bukti. Polisi memberi kesempatan kepada Adi untuk membawa surat-surat kendaraan ke rumahnya.

Menanggapi itu, instruktur safety riding Rifat Drive Labs, Andry Berlianto, mengatakan tindakan Adi merupakan sikap yang berlebihan karena tertangkap tangan melanggar.

"Melampiaskan sesuatu yang tidak pada tempatnya tentunya bisa membuat rugi berlipat-lipat," kata Andry kepada detikOto, Kamis (7/2/2019) menanggapi video viral itu.



"Bagaimanapun tertib di jalan itu menyenangkan," sambungnya.

Bagaimana sikap seharusnya jika ditilang? Andry mengatakan, seharusnya pengendara yang sudah ditindak menghargai keberadaan petugas yang menindak karena kesalahan pengendara sendiri.

"Bagaimana biar tidak ditilang? Ya caranya dengan menaati peraturan yang ada, melengkapi surat-surat kendaraan hingga mengenakan alat-alat keselamatan (helm)," ujar Andry.


Ngamuk Banting Motor karena Ditilang Ruginya Dobel Deh
(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed