Seperti dilansir motorcyclenews.com, masalah ini terdapat pada modul komponen Polymer Positive Temperature Coefficient (PPTC). Komponen yang
tersambung ke ECU (Electronic Control Unit) itu dikatakan FEMA bisa berubah suhunya menjadi terlalu panas, sehingga berpotensi membuat Honda X-ADV
kehilangan tenaga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
sampai 4 Oktober 2018. Untuk biayanya ditanggung oleh pihak Honda.
Sebagai informasi, Honda X-ADV merupakan skuter petualang yang memiliki mesin 745 cc berpendingin cairan, SOHC dengan transmisi kopling ganda 6
percepatan. Sistem transmisi ini mirip seperti yang ada di Honda Africa Twin. Mesin Honda X-ADV mampu menyemburkan tenaga hingga 54 PS dengan
torsi maksimal 68 Nm.
Motor ini menggunakan instrumen LCD dengan gaya rally, lampu depan LED kembar, bagasi 21 liter di balik jok dengan soket 12 volt, knuckle guards,
smart key system dan immobilizer.
Di Indonesia sendiri, Honda X-ADV memang belum dipasarkan, namun sosoknya sempat ditampilkan pada pameran IIMS (Indonesia International Motor Show) 2018 bulan April lalu.
Di Jepang, Honda X-ADV warna Digital Silver dijual dengan harga 1.209.600 yen, dan khusus warna Victory Red harganya 1.242.000 yen. (ddn/ddn)
Baca juga: Ini Skutik Honda, yang Buat Sulit Tidur |












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Viral 70 Ribu Motor Listrik buat Operasional MBG, Harganya Bikin Kaget!
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi