Senin, 17 Des 2018 08:55 WIB

Baterai Bekas Motor Listrik Masih Laku

Ridwan Arifin - detikOto
Motor listrik Viar. Foto: Lamhot Aritonang Motor listrik Viar. Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Pengelolaan limbah baterai motor listrik masih dikaji pemerintah. Salah satu pabrikan motor listrik Viar mengatakan pengelolaan limbah tidak jadi masalah soalnya sudah lama bumi ini menggunakan baterai.

"Jadi gini dari kita kecil pakai baterai buat radio itu udah dari zaman kakek nggak ada masalah kan? Apalagi sekarang, dari kita ini dah ada beberapa perusahaan Eropa mau bayarin kita punya," ungkap Corporate Manager PT Triangle Motorindo, Agen Pemegang merek (APM) Viar Motor, Deden Gunawan.

Sementara untuk usia pakai dari baterai motor listrik maksimal akan bertahan hingga kurang lebih tiga tahun. Dan setelahnya pemilik Viar Q1 disarankan untuk mengganti baterai dengan yang baru.



Deden mengatakan bahwa baterai yang sudah pensiun sebenarnya tidak mati secara total. Namun karena penggunaan usia pakai membuat voltase dan performanya turun.

Lebih lanjut, untuk mengelola limbah baterai nantinya akan tetap di-reuse atau recycle. Terlebih Viar rencananya akan menjalin kerja sama dengan perusahaan Eropa untuk mengatasi persoalan limbah baterai.



"Ada beberapa perusahaan, sampai ada solar panel kan dia pakai baterai. Nah baterai (used) kita sejelek-jeleknya itu buat mereka masih aman. Biasanya buat lampu-lampu jalan," tambah Dede.

"Mereka membeli, minta volume, tapi saya bilang kami masih baru," pungkas Dede.



Tonton juga video 'Buktinya Kalau Motor Listrik Bisa Dicetak dengan Printer 3D':

[Gambas:Video 20detik]

Baterai Bekas Motor Listrik Masih Laku
(riar/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com