Seperti dilansir Visordown, pesanan Vespa Elettrica diklaim meningkat 10 kali lipat dari yang diharapkan perusahaan. Alasan mengapa banyak orang berminat, karena mereka mulai menyadari bahwa skuter listrik lebih fungsional dibanding mobil listrik. Khususnya ketika Vespa Elettrica digunakan sebagai kendaraan harian, yang butuh manuver lincah dan kemudahan saat pengisian baterai.
Baca juga: Taksi Mahal, Orang Italia Pilih Naik Skutik |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di pameran EICMA Milan 2018, Vespa Elettrica juga hadir dalam versi X, sequential-hybrid yang menggunakan mesin termal kecil untuk menggerakkan generator. Vespa Elettrica X akan diproduksi pada tahun 2019.
Baca juga: Mau Modif Vespa? Simak Dulu Tipsnya |
Di Indonesia sendiri PT Piaggio Indonesia belum ada rencana memasukkan Vespa Elettrica. Hal itu sudah ditegaskan Presiden Direktur PT Piaggio Indonesia Marco Noto La Diega pada Juli 2018 lalu.
Keengganan Piaggio Indonesia menjual Vespa Elettrica bukan tanpa sebab. Beberapa aspek harus disiapkan dahulu, mulai pasar atau pengguna motor listrik di Tanah Air, teknisi yang mumpuni, serta layanan purna jual.
"Sebagaimana yang sudah saya bicarakan, kita itu tidak hanya mengeluarkan dan menjual produk. Tapi kita ingin bangun produk (brand) itu sendiri. Kita lihat bagaimana teknisi motor listrik di Indonesia, ketersediaan diler, spare part, dan lainnya. Kalau ini sudah siap, Vespa Elettrica akan hadir di Indonesia," ujar Marco. (lua/rgr)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih