Kamis, 08 Nov 2018 20:10 WIB

Kenapa Banyak Skuter Matik 125 cc Yamaha?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Yamaha FreeGo. Foto: Agung Pambudhy Yamaha FreeGo. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) saat ini memiliki banyak sekali skuter matik (skutik) bermesin 125 cc. Mio (termasuk Mio M3 dan Mio S), Mio Z, X-Ride, Soul GT, dan Yamaha Fino, serta baru meluncurkan FreeGo. Belum lagi ada Yamaha Lexi yang pakai mesin 125 cc berpendingin cairan.

Presiden Direktur Yamaha Indonesia Motor Manufacturing Indonesia (YIMM), Minoru Morimoto, menyebut mesin berkapasitas 125 cc adalah mesin terbaik. Menurutnya, mesin itu memiliki performa lebih baik tapi tetap irit bahan bakar.

"Kompetitor kami cuma 110 cc. 125 cc lebih besar daripada 110 cc. Kalau berboncengan dengan dua orang di motor, mereka butuh torsi untuk kemudahan berkendara. Seperti ojek online, mereka butuh torsi untuk kemudahan berkendara," kata Morimoto saat ditemui di Sirkuit Internasional Sentul, Kab. Bogor, Kamis (8/11/2018).



Morimoto mengklaim, meski punya torsi yang lebih besar motor 125 cc Yamaha tetap irit bahan bakar.

"Blue core memberikan performa efisiensi bahan bakar seirit 110 cc. Jadi sama-sama irit berkat Blue core, tapi torsi lebih," sebutnya.

Saat ini, Yamaha punya total tujuh skuter bermesin 125 cc. Ada mesin pendingin udara, ada mesin pendingin cairan.



"Lexi 125 cc pakai pendingin cairan karena mesinnya sama seperti Nmax 125. Kami punya dua arah. Pertama harga yang bagus dengan pendingin udara Blue Core 125 cc. Dan kalau mau naik kelas bisa ke liquid cooled blue core 155 cc," sebut Morimoto.

Yamaha memang terlihat paling agresif di segmen skutik 125 cc. Padahal, kompetitornya tidak banyak menawarkan skutik 125 cc.

Honda saja hanya punya satu model skutik 125 cc. Skutik Honda 125 cc cuma Vario 125. Pabrikan Jepang lainnya pun tidak ada lagi yang menjajakan skutik 125 cc. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed