Rabu, 07 Nov 2018 19:25 WIB

Gesits Hasil Penelitian ITS Sejak 2007

Andhika Prasetia - detikOto
Deretan motor Gesits di Istana Foto: Andhika Prasetia Deretan motor Gesits di Istana Foto: Andhika Prasetia
Jakarta -

[Gambas:Video 20detik]


Motor listrik Gesits akan diproduksi massal. Motor listrik itu merupakan kelanjutan dari prototipe yang dikembangkan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Rektor ITS Joni Hermana mengatakan Gesits merupakan hasil penelitian ITS sejak awal 2007. Dan pada 2017, penelitian itu sudah diwujudkan ke dalam bentuk prototipe sebelum diproduksi massal.

"Sudah dihasilkan prototipe dengan uji coba secara lengkap termasuk perjalanan ke Bali. Dari proses itu, tugas kami sebagai peneliti itu sebenarnya sudah selesai. Karena tugas kami sebenarnya hanya menyampaikan prototipe," kata Joni di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2018).



Joni bersyukur saat ini prototipe motor listrik hasil penelitian ITS mendapat dukungan dari berbagai pihak. Terutama dari pihak industri yang akan memproduksi massal motor listrik buatan anak bangsa itu.



"Terutama dari Wikon (Wijaya Karya Industri & Konstruksi), yang kemudian memproduksi ini menjadi barang yang siap diproduksi," ujar Joni.

Dari perguruan tinggi, ITS hanya bertindak sebagai peneliti yang mengembangkan sampai prototipe. Selanjutnya untuk produksi massal diserahkan kepada industri.

"Alhamdulillah kita mendapat kerja sama dari industri sehingga sekarang kita sudah menghasilkan tipe untuk produksi," katanya.

Dari catatan detikOto, prototipe motor listrik Gesits mulai dipamerkan sejak 2015. Saat itu motor hanya memperlihatkan bagian penggeraknya saja, tanpa bodi.

Setelah itu ITS dan Garansindo kemudian memasangkan bodi yang menyerupai bodi skuter yang ngetren di pasaran Indonesia. Motor kemudian diuji dari Jakarta-Bali dan diklaim sukses.

Infografis Gesits (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed