Jumat, 02 Nov 2018 09:37 WIB

Alasan Honda PCX Electric Lama Diperkenalkan di RI

Luthfi Anshori - detikOto
Honda PCX Electric. Foto: Agung Pambudhy Honda PCX Electric. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

[Gambas:Video 20detik]



Isu mengenai kehadiran skuter listrik, Honda PCX Electric, sejatinya sudah diembuskan sejak bulan April 2018 lalu. Tapi PT Astra Honda Motor (AHM) sendiri akhirnya baru bisa punya kesempatan memperkenalkan PCX Electric ke hadapan publik di Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018.

Banyak alasan mengapa PCX tidak segera diperkenalkan di Indonesia, meskipun produk ini sudah meluncur di Tokyo Motor Show 2017 lalu. "Nah, jadi begini, ini kan tidak semata-mata dari sisi produk ya. Jadi banyak hal yang harus kita siapkan dulu," ujar Direktur Marketing AHM Thomas Wijaya di Jakarta, Rabu (31/10/2018).



Menurut Thomas, setidaknya ada lima faktor lamanya pengembangan PCX bertenaga listrik ini.

"Kami bersama pemerintah harus melakukan beberapa studi dulu. Pertama mulai dari regulasi. Bagaimana perkembangan regulasi elektrifikasi di negara kita. Kedua, berkaitan dengan infrastruktur (pengisian ulang baterai), motor listrik tentunya harus memudahkan konsumen," terang Thomas.

Selanjutnya, studi yang juga dilakukan terkait dengan faktor safety-nya. "Keamanan dan kenyamanan konsumen. Karena kan, sebagian besar konsumen di Indonesia masih pengin motor listrik tapi feeling-nya motor biasa. Bagaimana keamanan dan kenyamanan konsumen bisa kita akomodir," lanjut pria berkaca mata ini.



Faktor keempat adalah dari sisi biaya, bahan baku. "Dan termasuk bagaimana regulasi dari pajak dan sebagainya. Terus yang kelima itu dari sisi limbah baterai. Bagaimana, pengelola limbah itu juga harus tetap menjaga lingkungan saat mengolah baterai motor listrik maupun hybrid," kata Thomas.

Meski sudah dipajang secara blak-blakan sayangnya pihak AHM belum mau mengatakan, kapan PCX Electric ini akan resmi dijual.

"Untuk saat ini, PCX Electric yang kita hadirkan memang product concept. Saat ini sedang proses finalisasi. Dari proses manufacturing, kemudian di masyarakat kita juga ingin melihat animonya di IMOS 2018 ini seperti apa. Masukan-masukannya di teknologi listrik ini seperti apa," pungkas Thomas. (lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed