Senin, 29 Okt 2018 09:53 WIB

Banyak Kebijakan Ekonomi Baru, Ducati Tahan Harga

Rizki Pratama - detikOto
Foto: Rizki Pratama Foto: Rizki Pratama
Jakarta - Menghadapi kondisi ekonomi makro yang sedang panas saat ini di Indonesia sejumlah industri otomotif memutar otak dalam menjalankan strategi bisnis mereka. Nilai tukar uang, pembatasan impor, serta peningkatan pajak memberikan dampak yang cukup besar dalam transaksi jual beli kendaraan.

"Semua bisnis pasti ada kendala, tapi nggak bisa dipungkiri setahun terakhir ekonomi kita cukup challenging," ujar Marketing Director Ducati Indonesia Faby Tsui.



Apalagi, motor Ducati yang dijual di Indonesia semuanya didatangkan atau diimpor utuh (CBU).

Salah satu upaya yang diambil Ducati untuk menghadapi kondisi ekonomi saat ini adalah dengan tidak menaikkan harga motor yang mereka jual di Indonesia.

"Untuk saat ini kami masih belum melakukan penaikan harga jual motor," ungkap Faby.



Langkah tersebut diambil demi mengimbangi penurunan daya beli konsumen Indonesia belakangan ini.

"Kendalanya sebetulnya ekonomi secara makro mengalami penurunan daya beli otomatis ada impact. Kita masih CBU sensitivitas pada nilai tukar cukup berpengaruh pada distribusi motor Ducati di Indonesia," pungkas Faby.




Tonton juga 'Menjinakkan Motor Supersport Tercantik di Dunia':

[Gambas:Video 20detik]

(rip/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed