Kamis, 11 Okt 2018 14:40 WIB

Dolar Ngamuk, Ini Upaya Yamaha untuk Membiusnya

Ridwan Arifin - detikOto
Yamaha Kenalkan R25 dan R3 Generasi Terbaru. Foto: Pradita Utama Yamaha Kenalkan R25 dan R3 Generasi Terbaru. Foto: Pradita Utama
Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS beberapa waktu belakangan ini terus mengalami pelemahan. Jika menarik garis dalam beberapa pekan, nilai tukar AS mencapai Rp 15 ribu.

Hal tersebut tentu berdampak pada pelaku industri otomotif seperti Yamaha. Namun Yamaha sendiri masih mengaku dapat menahan harga hingga akhir tahun nanti.

"Harga masih sama, bertahan sampai sekuat mungkin tahun ini lah ya," ucap Vice President Director Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Dyonisius Beti di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat saat acara peluncuran global Yamaha R25 dan R3, Kamis (11/10/2018).



Menurutnya Yamaha bisa terbantu karena penjualan ekspornya ke seluruh dunia seperti Eropa, Amerika Serikat, dan Jepang.

"Kami juga beruntung banyak ekspor juga, jadi subsidi silang," ucapnya.



Dia mengungkapkan, walaupun sentimen pasar sangat dipengaruhi oleh perkembangan situasi dagang global, Yamaha belum berniat menaikkan harga. Yamaha belum siap untuk membagi kesulitan kepada konsumennya.

"Daya beli sangat berpengaruh untuk saat ini, kalau kami naikin harga mungkin penjualan turun," ungkapnya.





Tonton juga 'Yamaha Resmi Luncurkan R25 dan R3':

[Gambas:Video 20detik]

(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed