Astra Honda Motor (AHM) sebagai agen pemegang merek motor Honda di Indonesia turut memperhatikan pameran otomotif roda dua tahunan, Intermot 2018 di Jerman. Ada tiga poin yang didapat Astra Honda Motor (AHM) dari gelaran Intermot 2018. Apa saja?
"Setidaknya ada tiga hal besar yang bisa kita ambil dari Intermot ini. Pertama terkait bagaimana suatu motorshow bisa menarik seperti ini buat konsumen, buat publik, ini sangat luar biasa," kata Marketing Director AHM Thomas Wijaya kepada wartawan di Jerman, Kamis (4/10/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua, AHM mengamati antusiasme pengunjung terhadap produk-produk yang dipamerkan. Hasil pengamatan akan dibahas lebih lanjut soal kemungkinan membawa sejumlah produk ke Indonesia.
"Kita lihat salah satunya Monkey, jadi kita lihat peluang apakah bisa segera masuk ke Indonesia," ujar Thomas.
Di Intermot 2018, Monkey ditawarkan dengan harga 3.999 Euro atau sekitar Rp 71,6 juta.
Ketiga, AHM mengamati trend desain motor. Saat ini, yang sedang dipelajari untuk pasar Indonesia adalah trend desain cafe racer.
"Soal trend desain apakah back to basic, apakah cafe racer, atau neo sport cafe, itu juga trend yang bisa kita bawa ke Indonesia," ujar Thomas. (tor/rgr)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi