Sabtu, 29 Sep 2018 18:03 WIB

Ini Bengkel Spesialis Scorpio yang Bikin Waras dan Kenceng!

Ridwan Arifin - detikOto
Kalajengking di depan bengkel Foto: Ridwan Arifin Kalajengking di depan bengkel Foto: Ridwan Arifin
Depok - Menyukai motor yang sudah tidak diproduksi seperti Yamaha Scorpio menjadi tantangan tersendiri. Termasuk memilih bengkel yang bisa diandalkan bisa dikatakan susah-susah gampang.

Tetapi ada salah satu bengkel yang sudah dikenal Jabodetabek, bahkan terkadang ada saja di luar pulau Jawa yang datang ke bengkel ini seperti Batam dan Medan. Dalam pantauan detikOto memang berjejer deretan 'kalajengking' di depan bengkel, meski saat itu tengah diguyur hujan.

Bengkel tersebut adalah VB motor yang bermarkas di Jl. Kemang Raya, Cilodong, Depok. Benny Ilham selaku pemilik mengatakan kalau usahanya ini melayani servis berkala, turun mesin, tune up, dan bore up, serta menjual spare part resmi Scorpio dari Yamaha Genuine.



"Semuanya dikembalikan pada kebutuhan konsumen, kita hanya memfasilitasi, istilahnya bisa menyesuaikan," ucap Benny kepada detikOto.

VB motor juga memberikan opsi kepada konsumennya untuk membuat motor waras dan tetap asyik dipakai harian. "Kan banyak orang yang nggak mau mesin ubahan, cuman kita bikin mesin standar, nyaman, enak untuk dipakai harian, soalnya Scorpio pada dasarnya juga udah lincah dan enak buat diajak manuver, tapi kalau bisa lebih kenapa nggak?" ungkap Benny.

"Yang terpenting perawatan, jangan telat sampai ganti oli mesin, pakai oli premium class itu bisa di atas 2.500 - 3.000, atau oli lokal 1.500 paling sudah ganti," ungkap Benny.

Bicara soal harga jasa, servis ringan di bengkel VB dikenakan tarif Rp 60 ribu, servis besar Rp 250 ribu, dan turun mesin atau belah mesin Rp 350 ribu. Bicara spare part Benny selalu mengedepankan orisinalitas. "Nah bikin mesin balap nih heran murah, paling antara di angka Rp 1 juta sampai Rp 1,2 juta," tutur Benny.

Menariknya bengkel VB motor juga berprestasi di ajang balap komunitas. Juara 1 - 3 kerap dirasakannya, bahkan saat balapan Benny selalu riding sendiri tanpa joki.

Benny mengungkapkan mulai membuka bengkel karena memiliki Scorpio di tahun 2005, kemudian saat menganggur sempat belajar mengembangkan bengkel temannya di tahun 2006.



Lebih lanjut di tahun 2007, Benny mulai mengenal kelemahan motor kalajengking berlambang garputala ini lalu bergerak door to door menjualkan part yang bisa mengatasi amblasnya suspensi Scorpio.

"Pertama kali bergerak itu jualan part solusi amblesnya suspensi Scorpio yang saya beri nama VB, kemudian saya bekerja diluar daerah, punya modal 2010 baru saya bener-bener settle punya tempat sendiri, sekaligus di tahun itu kerjasama sparepart sama Yamaha," ungkap pria ramah ini. (ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com