Kamis, 27 Sep 2018 14:58 WIB

Kreatif! Siswa SMK di Purworejo Ciptakan Helm Antibegal

Rinto Heksantoro - detikOto
Foto: Rinto Heksantoro Foto: Rinto Heksantoro
Purworejo - Begal menjadi momok pengendara motor di jalanan. Dua orang siswa SMKN 1 Purworejo, Jawa Tengah berhasil menciptakan helm antibegal. Rencananya, helm yang hingga saat ini masih dalam pengembangan itu akan dibuat massal untuk dipasarkan.

Adalah Gde Bagus Wacana (17) dan Agung Budi Wibowo (17) yang telah menciptakan helm antibegal tersebut sejak Januari 2018 lalu. Helm yang dirangkai dengan peralatan elektronik tersebut terkoneksi dengan sepeda motor sehingga ketika motor dibawa lari pembegal, dalam jarak kurang dari 50 meter helm dapat mematikan mesin motor sekaligus menghidupkan sirine.

Agung budi mengatakan, ide awal pembuatan helm tersebut adalah smart helmet untuk pembersih kaca dengan perintah suara. Namun, helm tersebut kemudian dikembangkan menjadi helm anti begal dengan menambah rangkaian elektronik lain.

"Jadi waktu berkendara, tangan tidak perlu membersihkan secara manual, cukup dengan suara pengendara. Hal ini untuk menghindari tidak fokusnya pengedara dan keseimbangan di jalan. Kemudian kami kembangkan menjadi helm antibegal karena marak pembegalan dimana-mana," kata siswa kelas XII itu ketika ditemui detikcom, Kamis (27/9/2018).



Agung menambahkan, biaya untuk pembuatan smart helmet antibegal lengkap dengan pembersih kaca mencapai sekitar Rp 1 juta. Ke depannya, ia juga akan mengembangkan smart helmet dengan fitur lain seperti helm angkat telpon otomatis, pengisian baterai HP, antimaling, antipanas, hingga helm antingantuk.

"Biayanya sekitar Rp 1 juta udah sama helmnya mas. Nanti juga akan kami kembangkan lagi menjadi helm antimaling, antingantuk dan lain-lain," lanjutnya.

Untuk menguji helm antibegal bisa bekerja dengan baik, demonstrasi pembegalan pun digelar. Satu orang siswa yang mengendarai sepeda motor dan memakai helm antibegal menjadi korban pembegalan.

Demonstrasi helm anti-begalDemonstrasi helm anti-begal Foto: Rinto Heksantoro

Kawanan begal yang menodongkan senjata kemudian merampas sepeda motor korban. Setelah motor berhasil dibawa kabur, korban kemudian menekan tombol pada helm sehingga mesin sepeda motor seketika mati dan sirine pun berbunyi untuk menarik perhatian orang sekitar.

Demo helm anti-begal yang diunggah PR Manager PT Toyota-Astra Motor Rouli H Sijabat di akun Instagram-nya.

[Gambas:Instagram]





Sementara itu, guru pembimbing jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMKN 1 Purworejo, Eko Wahyu Widayanto mengatakan, sistem kerja dari helm tersebut dibuat melalui micro controller yang diprogram untuk mematikan sistem elektronik sepeda motor sehingga mesin mati dan sirine berbunyi secara otomatis.

"Ketika dibegal, pengendara bisa memencet saklar pada helm atau melalui perintah suara yang memicu micro controller suara mengirim data micro controller pada transmiter di helm kemudian dikirim ke receiver di motor dengan modul radio frekuensi RF 433 HZ dan diolah datanya oleh micro controller receiver yang memerintahkan relay untuk memutus kelistrikan pengapian motor dan mengaktifkan relay untuk membunyikan sirine," ucap Eko.

Rencananya, jika pelindung kepala itu sudah dikembangkan dengan sempurna, maka ke depannya akan diproduksi secara massal. Nantinya, smart helmet dengan berbagai kelebihan itu akan dibuat dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat baik itu half face maupun full face helmet.



Tonton juga 'Helm Unik Berkarakter yang Meraup Omzet Puluhan Juta':

[Gambas:Video 20detik]

(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed