Kamis, 06 Sep 2018 16:50 WIB

Hoki Bisnis Penitipan Motor, Sehari Bisa Kantongi Jutaan Rupiah

Luthfi Anshori - detikOto
Penitipan Motor di Bekasi. Foto: Luthfi Anshori Penitipan Motor di Bekasi. Foto: Luthfi Anshori
Bekasi/Depok - Transportasi motor masih jadi pilihan utama sebagian besar masyarakat Indonesia. Tak heran, karena jika melihat data BPS, sejak 1949 hingga 2016, ada 105 juta unit lebih motor yang beredar di jalanan Indonesia.

Masifnya jumlah motor tersebut turut mempengaruhi perkembangan bisnis di sektor otomotif. Salah satu bisnis yang cukup menarik adalah tempat penitipan motor.

Tempat penitipan motor biasanya disasar oleh para pekerja ibukota yang mengandalkan dua jenis moda transportasi untuk perjalanan menuju lokasi kerja. Kantong-kantong parkir biasanya muncul di sekitar stasiun kereta api atau perumahan sekitar pintu masuk tol yang menuju ke arah ibu kota Jakarta.



"Usaha ini memang cukup menjanjikan. Pertama karena punya lahan dan modal tidak terlalu banyak. Dan kebetulan dekat dengan stasiun Depok Lama. Dan peluang bisnisnya bagus makanya tertarik. Karena sebelumnya rumah saya toserba (toko serba ada) di Depok Lama dan cukup sulit usaha waktu itu, makanya beralih ke usaha parkir rumahan. Dan lumayan berkembang," kata Octoviyanus Paunno, pebisnis tempat penitipan motor di Citayam, Depok, kepada detikOto, Kamis (06/09/2018).

Pria yang akrab disapa Okky ini menyebut, di lahan penitipan parkirnya bisa menampung motor hingga 800 unit lebih. Tarif penitipan motornya sekitar Rp 6.000 dan Rp 20.000 jika parkirnya menginap.

Contoh lainnya ada di tempat penitipan motor Intan yang berlokasi di Jl Letjen Sarbini, Bekasi Selatan. Tempat penitipan motor ini punya letak strategis, dekat pintu tol Bekasi Barat dan dekat pusat niaga, seperti Mall Metropolitan dan Mega Bekasi Hypermall.

"Pelanggan parkir kami kebanyakan para pekerja mal dan para pekerja yang ingin ke Jakarta. Kalau pekerja mal parkir di sini karena terjangkau. Kalau pekerja yang ke Jakarta, titip motor di sini, lalu mencegat bus di depan gang," ujar Gunawan Wibisana, pengelola Penitipan Motor Intan, kepada detikOto (6/9/2018).



Lokasi parkir yang ia kelola bersama keluarganya punya kapasitas cukup besar. "Bisa menampung kurang lebih 500 motor setiap harinya, dan dibantu 5 karyawan yang bertugas," lanjut Gunawan.

Berapa keuntungan seharinya? "Kalau keuntungan bersih di hari kerja (Senin-Jum'at) antara Rp 900 ribu sampai Rp 1 juta. Di hari Sabtu-Minggu keuntungan bersihnya bisa mencapai 1,5 sampai 1,7 juta rupiah," terang pria yang akrab disapa Gun ini.

Keuntungan tidak jauh berbeda juga diraih Parkiran Pendawa yang berlokasi dekat Stasiun Bekasi. "Lumayan gede untungnya. Hari-hari biasa, keuntungan kotornya bisa sampai Rp 800 ribu, Sabtu-Minggu bisa sampai Ro 1,2 juta rupiah," terang Rano, salah satu karyawan Penitipan Motor Pendawa, kepada detikOto.

Rano sendiri menerima gaji sekitar Rp 2,5 juta per bulannya. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed