Kamis, 19 Jul 2018 16:47 WIB

Alasan Yamaha Belum Kenalkan Hybrid di Indonesia

Akfa Nasrulhak - detikOto
Yamaha Filano Hybrid Foto: Dok. Yamaha Thailand Yamaha Filano Hybrid Foto: Dok. Yamaha Thailand
Jakarta - Yamaha Grand Filano dengan tenaga hybrid yang sudah diperkenalkan di Thailand, dan digadang-gadang bakal cocok jika menjadi pesaing Honda PCX hybrid yang sudah mulai dipasarkan di Indonesia.




Assistan GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Yordan Satriadi, mengungkapkan sebelum benar-benar memperkenalkan Yamaha Filano hybrid, masyarakat kita harus mengetahui terlebih dahulu apa itu motor hybrid.

Karena hybrid di mobil dan di motor tentu berbeda. Artinya hybrid ini disebut sebagai teknologi yang membuat motor lebih irit, namun masih menawarkan performa.



Sedangkan Yamaha sudah menawarkan teknologi VVA, yang juga menawarkan kendaraan irit namun tidak melupakan performa layaknya motor hybrid.

"Hybrid di motor itu lebih ke arah power assist, Yamaha sudah punya teknologinya, yaitu VVA, tanpa menggunakan listrik. Malah cara kerja mesinnya yang kita buat. VVA itu membuat power lebih besar dan juga lebih irit," ujar Yordan, di Jakarta.

Menurut Yordan, untuk membawa Yamaha Grand Filano ke Indonesia, pihaknya harus melakukan kajian lebih dalam lagi. Yamaha baru saja melaunching teknologi VVA, dan teknologi tersebut masih bisa diterima konsumen Indonesia, terbukti dengan penjualan Maxi yang terus naik.



"Kita harus wait and see, tinggal tunggu kapan kira-kira rakyat Indonesia membutuhkan (benar-benar membutuhkan motor hybrid-Red), Karena kan hybrid juga masih baru diperkenalkan, kita belum tahu responnya seperti apa," ujar Yordan.

Tetapi teknologi VVA yang diciptakan Yamaha, lanjut Yordan. Teknologi tersebut sudah cukup menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia.

Yamaha Filano hybridYamaha Filano hybrid Foto: Dok. Yamaha Thailand
(lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed