Jumat, 13 Jul 2018 12:01 WIB

Pakai Ban Cacing Bikin Motor Boros Bensin

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Ilustrasi ban cacing. Foto: Dadan Kuswaraharja Ilustrasi ban cacing. Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta - Meski menjadi tren, penggunaan ban kecil seperti ban sepeda pada motor atau biasa disebut ban cacing itu berbahaya dari segala sisi, mulai dari keuangan hingga risiko keselamatan berkendara yang bisa menyebabkan kematian.

Dimulai dari sisi keuangan. Penggunaan ban cacing akan menguras lebih kering kantung penggunanya. Sebab, seperti yang disampaikan Pemilik bengkel Black Orcid, Wahidin motor yang menggunakan ban cacing lebih boros bahan bakar.


Selain boros bahan bakar, pengguna ban cacing juga dipastikan lebih cepat ganti ban. Untuk itu, ban cacing berbahaya dari segi keuangan.

"Gampang bocor, cendurung boros. Pasti boros iya bannya pun boros cepat habis. Umpamanya dari pelek ring 14, diganti ring 17, pakai ban kurus-kurus (cacing) langkahnya kan semakin besar makanya bannya juga cepat haus," ujar Wahidin kepada detikOto, di Ciledug.



Sedangkan berbahaya dari segi risiko keselamatan sudah sangat jelas, penggunaan ban cacing punya risiko kecelakaan tinggi. Selain melanggar aturan standar kendaraan, ban cacing juga punya daya cengkeram ke jala yang buruk.

"Jadi ganggu performa motor kan, unsur safety-nya disingkirkan, supaya trendy saja," tambah punggawa bengkel Bima Modification, Abas.

Jadi ingat ya Otolovers, pakai ban cacing itu berbahaya dari banyak persepektif. (khi/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed