Senin, 11 Jun 2018 16:00 WIB

THR Cair, PNS Berburu Motor

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Foto: Dok.AHM Foto: Dok.AHM
Jakarta - Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Pegawai Negeri Sipil membuat produsen motor sumringah. PNS dan karyawan swasta lain yang sudah mendapatkan THR langsung berburu motor.

"THR yang cair baru-baru ini berdampak positif pada penjualan karena kontribusi PNS mencapai 15-20 persen," ujar Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor Thomas Wijaya di Jakarta.

Selama 5 bulan pertama di tahun 2018, penjualan motor di Indonesia sudah mencapai 2.627.719 unit, angka itu naik 13 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.



Menurut Thomas kenaikan penjualan motor selain karena faktor THR, terjadi karena pergerakan ekonomi yang cukup positif dimana harga-harga kebutuhan pokok tidak terlalu mengalami kenaikan. "Dua bulan lalu masih stabil, daya beli konsumen masih terjangkau," ujarnya.

Panen pada bulan April juga cukup bagus, kemudian harga komoditas yang juga masih masih stabil, ditunjang juga oleh harga komoditas lain seperti batubara yang juga naik.

"Harga komoditas seperti sawit karet memang turun tapi relatif stabil batubara juga naik," ujarnya.

Pernyataan Thomas soal THR ini diperkuat oleh salah satu petugas pemasaran dealer motor kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan Nuii mengungkapkan penjualan sepeda motor meningkat jelang Lebaran.



"Banyak banget peningkatannya kalau mau Lebaran, memang seperti itu sih setiap tahun. Mungkin karena THR dan bonus sudah cair ya jadi bisa buat uang muka atau beli langsung," kata dia.

Dia menjelaskan, selama menjelang dan bulan Ramadan setiap harinya bisa menjual 10-15 unit. Lebih banyak dibandingkan penjualan pada hari biasa yang hanya delapan unit.

"Penjualan tergantung order juga sih dan tergantung dari leasing di-acc (disetujui) atau tidak, tapi Lebaran permintaan kredit juga tinggi," ujarnya.

Dia mengungkapkan, untuk sepeda motor favorit adalah jenis Honda Beat. Ini karena Honda Beat paling banyak stok di dealer dan di gudang. Setelah itu Honda Vario dan diikuti Honda Beat Street.

Dia menjelaskan permintaan sepeda motor mulai banyak sejak dua minggu sebelum puasa. Menurut dia, ini karena masyarakat ingin menggunakan motor baru saat Lebaran.

Soalnya dalam mengajukan kredit sepeda motor dibutuhkan waktu proses pemeriksaan di leasing, Sistem layanan informasi keuangan (SLIK) dan proses pengiriman.

Selain itu proses surat-surat seperti STNK, plat nomor hingga BPKB juga memakan waktu hingga 14 hari kerja.

"Ramai sebelum puasa, sekarang sih sudah sepi. Sudah pada mudik kali ya," imbuh dia.

(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed