Senin, 28 Mei 2018 09:02 WIB

Honda Jadi Raja Motor Indonesia, Ini Tanggapan Yamaha

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Diler Yamaha. Foto: detikOto Diler Yamaha. Foto: detikOto
Jakarta - Pasar roda dua Indonesia masih dikuasai oleh Honda. Dengan beberapa produk skuter matiknya, produsen berlambang sayap mengepak itu masih bertengger di posisi puncak dalam hal penjualan motor terbanyak di Indonesia. Menanggapi hal tersebut, pesaing terdekatnya, Yamaha, tidak mau ambil pusing.

Seperti yang disampaikan PR Manager PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Antonius Widiantoro, ketertinggalan Yamaha atas Honda tidak dijadikan sebuah masalah yang besar. Karena memang masing-masing produsen punya produk yang kuat di segmen tertentu.



"Biarin saja, mereka kan juga punya kategori lain yang secara volume juga besar," ujarnya kepada wartawan, di PRJ Kemayoran, Minggu (27/5/2018) kemarin.

Begitu juga dengan Yamaha yang punya produk kuat di segmen tertentu. Yakni segmen skuter bongsor atau yang disebut Yamaha sebagai segmen Maxi skuter. Keluarga Maxi dari Yamaha disebut mulai menjadi pilihan konsumen yang tidak lagi berpikir motor hanya sekadar alat transportasi.

Untuk itu, jajaran produk Maxi Yamaha yang pertama kali beredar pada 2015 penjualannya diklaim terus melonjak.



"Jadi konsumen sudah mikir motor tidak lagi cuma jadi daily use tapi juga sebagai lifestyle, sehingga kita bisa melihat orang naik motor buka cuma sekadar pakai, tapi aksesorisnya, pemakaian untuk gaya hidupnya, sehingga Maxi ini dari awal 2015 kita keluarin Nmax penjualan naik terus, artinya demand semakin besar," tutur Antonius.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan Honda memang jauh melebihi Yamaha pada April 2018. Tercatat, Yamaha hanya menjual 113.182 unit motornya sepanjang April 2018, sedangkan Honda berhasil menjual 458.499 unit motornya. (khi/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed